Orang Budha Ini Sembahyang di Masjid, Yang Dilakukan Takmir Bikin Salut

Entah siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi kisah di bawah ini seharusnya dapat memberikan kita sebuah pelajaran untuk lebih bisa menghargai sesama.

Kisah apa sih sebenarnya? Dan, seperti dilansir dari Word of Buzz, yuk, simak bareng Republik.in di bawah ini.

Kisah ini berasal dari dua turis wanita yang salah tempat beribadah

Semua cerita tersebut berasal dari dua orang turis yang beribadah pada tempat yang tidak sesuai dengan agamanya. Lho, kok bisa? Dua orang yang diyakini memang pendatang dari luar negeri yang beragama Budha itu melakukan proses ibadah di sebuah masjid. Agaknya mereka mengira jika bangunan tersebut adalah sebuah kuil.

Diketahui masjid yang menjadi tempat ibadah bagi para turis itu adalah Masjid Baitul Iman di Limbang, Serawak, Malaysia. Hal tersebut pun diketahui oleh pengurus masjid di sana yang melihat bagaimana dua turis itu berdoa dengan cara yang tidak selazimnya dilakukan oleh orang islam.
Kejadian itu pun membuat pengurus masjid menegur mereka setelah keduanya selesai beribadah. Namun, caranya sangat bijak

Setelah dua orang turis tersebut selesai beribadah, pengurus masjid yang melihat pun mendatangi mereka untuk menegur. Tapi jelas tanpa amarah, justru ia memberitahu dengan sikap dan tata laku yang ramah. Alih-alih main labrak, sang pengurus pun menunggu mereka selesai melangsungkan ibadahnya dahulu sebelum mengajak bicara.

Apa yang terjadi di masjid adalah benar. Setelah mereka selesai dengan doa-doa mereka, saya mendekatinya dan mengatakan kepada mereka bahwa mereka telah memasuki tempat yang salah,” jelas pengurus masjid seperti dikutip dari World of Buzz.

Pengurus masjid pun meyakini kalau turis itu berasal dari Vietnam

Dua turis yang sedang berwisata di Malaysia tersebut diyakini berasal dari Vietnam. Hal tersebut diketahui dari bagaimana cara mereka berkeliling dan menemukan masjid tersebut, hanya dengan berbekal panduan #VisitMalaysia yang mereka bawa. Ini juga menggerakkan hati pengurus masjid yang kemudian berbaik hati memberi tahu di mana letak kuil yang jaraknya hanya sekitar 120 meter saja dari masjid tersebut.
Antara lokasi Masjid dan Wihara terlihat cukup dekat. via www.chinesealliance.net
 “Saya sangat yakin mereka bukan penduduk setempat, karena saya bertanya kepada mereka dalam bahasa Inggris dan mereka menjawab dalam bahas yang serupa dengan aksen Thailand. Sampai pada akhirnya saya tahu kalau mereka berasal dari Vietnam. Jadi, saya pun membantu mereka keliar dan menunjukkan kuil yang berada di seberang jalan,” jelas si pengurus masjid.

Ya, itulah kisah dari dua orang turis asal Vietnam yang salah mengira sebuah masjid untuk beribadah. Tak heran rasanya kalau mereka tersasar karena jarak antara masjid dan kuil yang mereka maksud begitu berdekatan. Beruntung, mereka menemukan toleransi yang indah di sana. [rin]

Sumber : gemarakyat.id

Inilah Alasan Mengapa Orang Liberal Membenci Ikhwanul Muslimin


Hari-hari ini, Ikhwanul Muslimin kembali menjadi perbincangan. Pergerakan Islam yang pernah berperang melawan Israel pada tahun 1948 dan berjasa dalam mendukung kemerdekaan Indonesia itu dituduh oleh sebagian oknum kelompok tertentu.

Siapakah sebenarnya Ikhwanul Muslimin? Ustadz Abdul Somad, Lc, MA memaparkan penjelasan menarik. Singkat, padat.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa Ikhwanul Muslimin didirikan oleh Imam Syahid Hasan Al Banna. Dilatarbelakangi oleh kondisi Mesir yang kacau balau seiring perubahan dari kerajaan ke republik, terlebih karena tumbangnya Turki Utsmani.

Tujuan didirikannya Ikhwanul Muslimin adalah untuk memperbaiki umat. Diambil nama Ikhwanul Muslimin sebab kaum muslimin bersaudara karena Islam, bukan karena suku dan lainnya.

Di belakang hari, Ikhwanul Muslimin mendirikan partai dan puncaknya berhasil mengantarkan Mursi menjadi Presiden. Namun hanya satu tahun karena dikudeta oleh Jenderal As Sisi. Amerika dan Israel berada di balik kudeta itu karena Ikhwanul Muslimin dianggap membahayakan kepentingan mereka khususnya dalam membantu Palestina melawan Israel.

“Maka ulama-ulama besar itu kebanyakan Ikhwanul Muslimin. Di Suriah ada Syaikh Abdul Fattah, ulama ahli hadits, secara politik Ikhwanul Muslimin. Ada Syaikh Muhammad Mushtafa As Siba’i, ulama ahli hadits, Ikhwanul Muslimin. Di Maroko ada Syaikh Abdullah Al Ghumari, itu Ikhwanul Muslimin. Kenapa? Karena ini gerakan kebangkitan Islam,” kata Ustadz alumni Mesir dan Maroko ini.
  
Banyak umat Islam di puluhan negara serta para ulama yang menyukai Ikhwanul Muslimin. Bagaimana tidak, pergerakan Islam ini lantang membela Islam hingga berani berperang melawan Israel pada tahun 1948. Ikhwanul Muslimin juga berjasa dalam kebangkitan umat dan mendukung kemerdekaan negeri-negeri muslim termasuk Indonesia.

Namun, ada dua kelompok yang tidak menyukai Ikhwanul Muslimin. Ustadz Abdul Somad, Lc, MA memaparkan penjelasan mengapa dua kelompok ini tidak menyukai Ikhwanul Muslimin.

Pertama, orang-orang liberal.

“Orang liberal sangat tidak suka. Mengapa? Karena Ikhwan membawa istilahnya Islam politik. Mereka (liberal) maunya Islam ibadah. Orang liberal kalau ada orang puasa sunnah, mereka nggak ngurus. Silakan. Orang liberal kalau ada orang shalat sunnah, dhuha, tahajud, silakan. Tapi kalau ada orang sudah bicara politik Islam, kalau orang sudah bicara ekonomi Islam, itu yang dikatakan Muhammad Natsir rahimahullah: Islam politik habisi, Islam ekonomi awasi, Islam ibadah biarkan. Karena Islam politik itu mengancam kekuasaan mereka,” terang Ustadz Abdul Somad.

Adapun kelompok Islam yang membenci Ikhwanul Muslimin, menurut Ustadz Abdul Somad, kronologinya panjang.

“Dulu ulama-ulama Ikhwanul Muslimin itu dilindungi oleh Saudi Arabia. Ketika Sayyid Quthb digantung, adiknya yang bernama Muhammad Quthb itu ke mana? Ke Saudi Arabia. Dilindungi di sana. Maka pertemuan Ikhwanul Muslimin dengan penguasa Saudi Arabia sangat dekat. Namun ketika Amerika membuka pangkalannya di Riyadh, Ikhwanul Muslimin tidak setuju. Maka bagaimana menghabisi Ikhwanul Muslimin? Ditumbuhkanlah kelompok yang membenci Ikhwanul Muslimin. Lalu difitnahlah bahwa Sayyid Quthb itu takfiri, Hasan Al Banna itu sufi,” lanjut Ustadz
alumni Mesir dan Maroko ini. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

Sumber : tarbiyah.net

"Bung Karno Sadar, Jika Islam-Nasionalisme Dipisahkan Akan Hancur Indonesia"


Fraksi PDI Perjuangan menggelar Haul (peringatan hari wafat) ke-47 Bung Karno di Gedung Nusantara IV, MPR, Rabu (21/6). Haul kali ini mengangkat tema 'Bung Karno, Islam dan Pancasila'.
Selain itu, tema tersebut juga menjadi hasil desertasi dan buku Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR, Ahmad Basarah. Buku berjudul 'Pledoi untuk Bung Karno dan Pemikiran Pemikirannya' juga diluncurkan pada acara Haul Bung Karno ke-47.

Dalam sambutannya Ahmad Basarah mengungkapkan betapa lekatnya Bung Karno dengan Islam dan para Tokoh Islam. Ahmad Basarah menguraikan dimensi keislaman Bung Karno yang selama ini tidak banyak diketahui dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

Bagaimana kedekatan Bung Karno dengan para Tokoh Islam terkemuka, seperti HOS Cokroaminoto, KH. Ahmad Dahlan, Ahmad Hassan. Dan Bagaimana NU memberi gelar Pemimpin bagi Bung Karno, menunjukkan kedekatan Bung Karno dengan kelompok Islam.
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, menerima buku secara simbolik oleh Ketua Fraksi PDIP di MPR Ahmad Basarah disaksikan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sekaligus Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat , mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD , dan Menteri Perekonomian Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menghadiri peringatan haul Presiden RI pertama, Soekarno, ke-47 sekaligus peluncuran buku karangan Ketua Fraksi PDIP di MPR Ahmad Basarah 'Bung Karno, Islam, dan Pancasila' di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6).


"Ini juga sebagai jawaban tuduhan yg berkembang selama ini yg menyebut paham bung karno sebagai paham komunis. Padahal Bung Karno juga adalah Islam serta seorang santri intelek," ujar Basarah.

Hubungan dekat Soekarno dengan tokoh Islam HOS Cokroaminoto (Sarekat Islam), KH. Ahmad Dahlan (Muhammadiyah) Ahmad Hassan (Persis) serta NU, yang menjadikan pemahaman Islam Bung Karno sangat kuat dan kokoh. Hal ini pula yang mendasari pemahaman Bung Karno saat merumuskan bersama mau dibawa kemana bangsa ini.

"Bung Karno sadar kalau Islam dan nasionalisme dipisahkan atau diadu-domba maka hancurlah Indonesia," ujarnya.

Hal ini mendasari perwakilan Panitia Sembilan persiapan dasar negara yang mengakomodir tokoh Islam dan nasional. Melalui tokoh Islam hadir piagam Jakarta, yang walau akhirnya disepakati tidak dicantumkan dalam konstitusi.

Namun ia mengungkapkan, Piagam Jakarta, itu diakui Bung Karno dan telah menginspirasi jiwa Pancasila. Dengan adanya Pancasila menunjukkan indonesia bukan negara agama dan bukan juga negara sekuler.

Ketua Mahkamah Konstitusi Arif Hidayat ikut memberi contoh bagaimana inspirasi Islam yang reformis hadir di jiwa Bung Karno bersama para tokoh pendiri bangsa. Pelajaran dari tiga negara muslim, Pakistan, Turki dan Indonesia.

Saat kemerdekaan tiga negara tersebut bersama karakter para pendiri bangsanya, Pakistan memilih Islam sebagai dasar negaranya, sedangkan Turki memilih sebagai negara sekuler. Tapi tidak untuk Indonesia.

"Alhamdulillah Indonesia dengan para pendiri bangsanya tidak menjadikan negaranya sekuler dan tidak pula negara agama atau Islam, tapi dengan hadirnya Pancasila," ungkapnya.
Maka atas dasar pemikiran bung karno dan para pendiri bangsa itulah negara Indonesia tetap pada negara berketuhanan, bukan pada sekularisme atau sekedar Nasionalis semata. Karena Pancasila dan konstitusi yang dimiliki bangsa Indonesia.

Dalam acara Haul ke 47 Bung Karno ini juga tampak hadir Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Zulkifli Hasan, mantan Ketua MK Mahfud MD, Menkumham Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, pimpinan fraksi di MPR RI.

Sumber : republika.co.id

INILAH PELACUR POLITIK,SETELAH DAPAT GAJI MILIARAN SIFAT KRITISNYA NGILANG!

Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis, Jajang Nurjaman menilai tumpulnya kritisisme aktivis politik Refly Harun dan Fadjroel Rachman salah satunya disebabkan miliaran rupiah per tahun yang diterima sebagai komisaris BUMN.
INILAH PELACUR POLITIK,SETELAH DAPAT GAJI MILIARAN SIFAT KRITISNYA NGILANG!
“Kalau boleh menyimpulkan, ada dua kemungkinan soal tak terdengarnya lagi suara kritis kedua tokoh ini. Pertama karena keduanya memang benar-benar sedang fokus menjalankan amanah negara sebagai Komisaris Utama di BUMN. Atau sebaliknya beliau-beliau ini sudah terlalu nyaman dengan gaji miliaran sebagai Komisaris BUMN,” katanya melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (12/06/2017).
Refly menjabat sebagai komisaris utama Jasa Marga dan Fadjroel sebagai Komisaris Utama Adhi Karya.
Sebagai komisaris utama keduanya sama-sama menikmati gaji tinggi dengan pekerjaan yang relatif santai. Gaji yang tinggi ini didapatkan dari gaji pokok, ditambah tunjangan berupa (uang
transport, THR,  serta asuransi purna jabatan). Yang paling besar tentunya tantiem atau insentif kinerja yang diperoleh setahun sekali.
Menurut penelusuran Jajang, meskipun sama-sama menjabat sebagai Komisaris Utama di BUMN, ada perbedaan pendapatan penghasilan dari keduanya. 
“Fadjroel Rahman sebagai Komisaris Utama Adhi Karya, ia mendapatkan gaji pokok perbulannya sebesar Rp. 54.450.000 gaji pokok Fadjrul ternyata masih kalah besar dibanding yang diterima gaji pokok Refly yakni sebesar Rp. 58.500.000,” katanya.
“Sedangkan untuk tunjangan yang didapat Fadjroel sedikit lebih besar dibanding yang diperoleh Refly. Total tunjangan yang diperoleh Fadjroel sebesar Rp.78.952.500 tunjangan ini termasuk (asuransi purna jabatan, uang transport dan THR).  Untuk tunjangan Refly hanya mendapatkan sebesar Rp. 70.425.000 berupa uang transport dan THR,” sambungnya.
Namun, masih kata Jajang, yang paling besar adalah insentif kinerja yang diperoleh setahun sekali dari laba bersih perusahaan. Insentif kinerja yang diperoleh Fadjroel selama tahun 2016 sebesar Rp. 126.275.941. Namun, angka ini tidak ada apa-apanya dibanding insentif kinerja yang diperoleh Refly Harun sebesar Rp782.262.659.
“Total pendapatan Fadjroel sebagai Komisaris Utama Adhi Karya dalam setahun mencapai Rp. 1.128.155.941, sedangkan Refly Harun dalam setahun bisa memperoleh pendapatan dari Jasa Marga sebesar Rp. 1.685.862.659. Refly sepertinya lebih beruntung dibanding Fadjroel karena ditempatkan di Perusahaan Jasa Marga, sedangkan Fadjroel harus bekerja lebih keras lagi sebagai Komisaris Adi Kharya kalau mau insentif kinerja di tahun 2017 tidak kalah besar dari Refly,” pungkasnya.
 
Sumber : rimanews.com

Brigjen Purnawirawan Ini Sebut Musuh Kita Saat Ini Jokowi



Saat ini musuh bangsa Indonesia adalah Joko Widodo (Jokowi) karena kebijakannya menindas rakyat dan menguntungkan asing dan aseng.

Hal ini dikatakan Brigjen (Purn) Adityawarman Thaha di kediaman Rijal, Warakas, Tanjung Priok, Sabtu (18/6). “Kemarin musuh kita Ahok, kini musuh bersama kita adalah Jokowi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dalam menghadapi Jokowi dengan konsep perang kita adalah gerilya. “Allah tidak akan meninggalkan kita. Allah akan membantu perjuangan kita,” tegas Adityawarman.

Kata Adityawarman, kondisi negara ini sudah sangat kritis dan arah negara ini dibawah kendali para pemodal asing dan aseng yang telah merongrong kedaulatan bangsa dan negara.

Menurutnya TNI tidak akan tinggal diam jika rakyat terus menerus dalam keadaan tertindas.

Satu tahun ini kata dia adalah waktu masyarakat Indonesia membuat panggung rakyat untuk mengungkapkan segala kebobrokan yang diperbuat oleh elit politik yang berkuasa saat ini.

Ia dikenal sebagai seorang ahli bahan peledak kelas dunia. Predikat ini diperolehnya saat menjalani pendidikan militer di Fort Bragg, Amerika Serikat. Adityawarman memperolehnya bersamaan dengan purnawirawan lainya, Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyabet gelar serupa dalam bidang spionase dan anti-teror. [sn]

Sumber : mediaopini.com

Subhanallah! Tidak Gunakan Dana Pemerintah, Buka Bersama di Istiqlal Tetap Meriah


Pengurus masjid Istiqlal membawa nasi kotak untuk dibagaikan ke warga yang buka puasa bersama di Istiqlal. AKURAT.CO/Sopian

 Meskipun pemerintah menghentikan dana berbuka puasa, namun pengurus Masjid Istiqlal seperti tidak mau mengecewakan warga Ibukota yang hendak berbuka puasa di Masjid tersebut.
Terbukti meskipun tidak ada dana dari pemerintah, kegiatan buka puasa bersama di Istiqlal selalu ramai dipadati warga. Hidangan yang dihadirkan pun terbilang cukup mewah.

Arief Munandar, salah seorang warga yang pernah berbuka puasa di Masjid Istiqlal mengatakan, sebelum berbuka dirinya diarahkan untuk menempati satu ruangan dan duduk bersama warga lainnya.
Setelah warga duduk dengan rapi, pengurus mulai membagikan Teh hangat, tiga butir kurma dan minuman ringan. Selanjutnya pengurus kembali membagikan nasi kotak yang berisi sayur dan lauk pauk.

“Untuk kita sih sudah terbilang mewah buka puasa di Istiqlal,” ujar seorang karyawan perusahaan swasta tersebut.

Sementara itu Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abd Salam mengatakan, meskipun pemerintah tidak lagi memberikan dana, namun sumbangan yang datang bisa digunakan oleh panitia untuk mengadakan buka puasa bersama.

Adapun sumbangan dari Bank Bank yang menggunakan metode Syariah besarannya antara Rp5.000.000-20.000. Selain itu ada juga warga yang menyumbang.

”Buka puasa bersama di Istiqlal seperti sudah menjadi tradisi, untuk itu selalu kita adakan, bagimanapun caranya,” ujar Abd Salam.

Sumber : suratkabar.co

Heboh!! Tak Terima Dengan Ancaman Dirut PLN, Rakyat Gorontalo Rame-rame Polisikan Dirut PLN


Masyarakat SULUTGO (sulawesi utara, tengah dan gorontalo) yang tergabung dalam koalisi GULITA (Gugat Listrik Tanah air) menanggapi serius pernyataan dirut PLN Sofyan Basri.

Rakyat SULUTGO merasa diancam dengan perkataan Sofyan Basri yang akan mempidanakan Oknum yang menyebar kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL).

Juru bicara Koalisi Gulita, Ardy Wiranata, menyampaikan akan melaporkan delik ancaman yang di lakukan Direktur PLN kepada Polda Gorontalo.

“Pernyataan yang di sampaikan oleh Dirut PLN sangat mengancam masyarakat SULUTGO, masyarakat SULUTGO tidak mau di ancam. apalagi melihat Kondisi PLN yang sering bermasalah akhir-akhir ini”. Ungkap Ardy Wiranata.

Tindakan pengancaman yang di lakukan Dirut PLN ini harus di seriusi. Jika tidak akan mengancam kebebasan berpendapat masyarakat Indonesia. Apalagi persoalan Tarif Dasar Listrik memang ada kenaikan.

“Hanya bahasanya saja di ganti dengan Penyesuaian tarif listrik,” ujar Ardy Wiranata.

Karenanya menurut Ardi yang merupakan Juru bicara koalisi Gurita,Tindakan pengancaman yang di sampaikan oleh pihak Dirut harus di pertanggungjawabkan secara hukum yang berlaku.

“Hari ini pun kami telah mengantarkan laporan ke Polda Gorontalo untuk segera di tindaklanjuti ke proses hukum,” ungkap juru bicara Gulita.

Koalisi gulita ini di hadiri oleh beberapa organisasi masyarakat dan kepemudaan asal sulawesi utara, sulawesi tengah dan Gorontalo (Sulutenggo) yang ada di provinsi Gorontalo. [hg]

Sumber : mediaopini.com


10 Cara Alami Menghilangkan Ketombe Yang Sangat Membandel Dengan Ampuh




    Kebanyakan orang menderita rambut ketombe dari anak-anak, orang dewasa hingga manual dan tanda pertama bahwa Anda memilikinya biasanya serpihan putih kirim-kisah yang Anda melihat pada pakaian berwarna gelap. Ketombe disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati pada kulit kepala dan dapat diperburuk oleh infeksi jamur. Dalam kebanyakan kasus, ketombe adalah tidak perlu khawatir, itu sedikit lebih dari kulit kering benar, tetapi bisa memalukan. Untungnya, ketombe dapat dengan mudah diobati dengan berbagai macam perawatan rumah. Berikut adalah sepuluh yang terbaik rumah alam obat untuk ketombe.

1. Gel Aloe vera

    Lidah buaya memiliki efek luar biasa menenangkan pada kulit kepala kering dan gatal dan akan melawan penyebab ketombe dengan sifat anti-jamur dan antibakteri. Hanya menerapkan gel segar lidah buaya ke kulit kepala dan pijat dengan baik di. Kemudian, biarkan selama tiga puluh menit sebelum Anda mencuci keluar lagi dengan sampo ringan.
2. Cuka sari apel

    Cuka sari apel sangat bagus untuk memulihkan keseimbangan PH kulit kepala Anda dan yang akan menyingkirkan ketombe dengan memerangi pertumbuhan ragi. Hal ini juga akan membuat rambut Anda berkilau dan lembut dan itu akan bergeser residu produk apapun juga. Campur bagian yang sama cuka sari apel dan air dan bilas bahwa melalui rambut Anda. Biarkan duduk selama beberapa menit dan kemudian bilas lagi dengan air suam-suam kuku.
3. Baking soda

   Baking soda bertindak sebagai exfoliator ringan, sehingga lembut akan mengangkat sel-sel kulit mati dari kulit kepala Anda. Hal ini juga saldo keluar PH kulit kepala Anda dan itu akan membuat lebih sulit bagi ragi yang dapat menyebabkan ketombe tumbuh. Basahi rambut Anda terlebih dahulu, dan kemudian dengan lembut gosok beberapa baking soda ke kulit kepala Anda. Diamkan selama beberapa menit, dan kemudian mencuci baking soda dengan air hangat.

4. Minyak kelapa

    Minyak kelapa super-hydrating dan juga memiliki sifat antijamur yang akan melawan ketombe. Untuk hasil terbaik, menghangatkan sedikit minyak kelapa dan kemudian campuran dalam beberapa jus lemon segar. Pijat ke kulit kepala Anda dan biarkan duduk selama sekitar setengah jam sebelum Anda mencucinya lagi dengan sampo dan air. Ulangi perawatan yang dua kali seminggu dan serpih Anda ketombe akan segera hilang.
5. batu garam Pink dan lada hitam
    Ini adalah obat rumah alami untuk ketombe yang berasal dari India dan dikatakan pengobatan benar-benar efektif untuk ketombe. Tambahkan satu sendok teh setiap lada hitam dan tanah garam batu merah muda dengan beberapa unflavoured, yoghurt alami. Pijat campuran baik ke kulit kepala Anda dan kemudian meninggalkannya untuk duduk selama satu jam sebelum mencuci keluar.
6. Oatmeal
    Oatmeal bekerja di sejumlah cara untuk mengalahkan ketombe secara alami. Ia bekerja sebagai agen pengelupas alami, sehingga akan melonggarkan serpihan kulit mati, sehingga mereka dapat hanyut lebih mudah, dan itu akan hidrat kulit kepala Anda juga. Cukup menerapkan beberapa oatmeal ditumbuk halus untuk rambut basah dan pijat dengan baik ke dalam kulit kepala Anda. Biarkan rambut Anda selama setengah jam dan kemudian sampo keluar lagi.
7. Biji fenugreek
    Biji fenugreek akan melawan ketombe dan mendorong pertumbuhan rambut. Untuk menggunakan biji fenugreek untuk mengalahkan ketombe, rendam dua sendok makan biji semalam dalam air. Kemudian, menggiling biji melunak menjadi pasta halus, menerapkannya ke kulit kepala, dan biarkan rambut Anda untuk sekitar setengah jam sebelum Anda mencuci keluar. Jika Anda menyimpan air yang Anda direndam benih, Anda juga dapat menggunakannya sebagai ketombe berjuang tonik rambut.
8. Bit Putih

    Bit mengandung mangan, kalium dan asam folat, yang semuanya bahan umum dalam shampoo antiketombe obat. Rebus bit putih dalam air, tidak merah, karena itu akan menodai rambut Anda, dan kemudian pijat air Anda direbus bit dalam ke rambut Anda. Untuk hasil terbaik, Anda harus melakukan hal ini di malam hari, biarkan semalam, dan mencucinya di pagi hari.
9. Daun Neem
    Daun nimba telah digunakan di India untuk tujuan pengobatan selama lebih dari dua ribu tahun, dan salah satu kegunaan mereka sebagai pengobatan untuk ketombe. Daun memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur yang kuat dan mereka juga akan melawan peradangan kulit kepala. Untuk menggunakan daun nimba sebagai pengobatan alami untuk ketombe, rebus segenggam daun dalam air sampai Anda melihat warna perubahan air. Meninggalkan air dingin untuk sementara dan kemudian menggunakannya untuk bilas rambut Anda.
10. Minyak Tanaman Teh
    Minyak Tanaman teh sangat efektif dalam memerangi ketombe dan sering digunakan dalam sampo antiketombe. Cara termudah untuk menggunakan minyak pohon teh di rumah untuk mengalahkan ketombe adalah dengan menambahkan beberapa tetes ke sampo biasa. Sebagai aturan umum, jika Anda memiliki ketombe, Anda harus mencoba beralih ke, sampo organik alami. Tambahkan beberapa tetes minyak pohon teh untuk itu dan ketombe Anda akan segera menjadi sesuatu dari masa lalu.
Apa  obat ketombe favorit alami Anda?

Sumber : utamakankesehata.com

Ahli Gizi : Minum Air Putih Cukup Dua Gelas Saat Sahur



Makan sahur merupakan kesempatan untuk mengisi tubuh dengan bahan bakar, sebelum berpuasa seharian penuh. Tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah soal hidrasi atau kecukupan cairan tubuh.

Menjaga pola hidrasi saat puasa bisa dilakukan dengan minum cukup cairan yaitu 2 liter atau setara 8 gelas sehari. Mengingat kapasitas lambung terbatas, Mirza menyarankan jangan banyak minum sekaligus saat sahur, akan tetapi juga dicicil mulai sejak saat sahur hingga berbuka.

"Itu bisa dilakukan dengan minum 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat buka, dan 4 gelas di malam hari," kata Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz, RD, MPH.

Memilih minuman yang tepat, lanjut Mirza, juga perlu dilakukan saat sahur. Sebaiknya menghindari minum teh maupun kopi karena dapat meningkatkan produksi urin sehingga menaikkan frekuensi buang air kecil. Adapun yang dianjurkan adalah minuman isotonik, susu, dan air putih.

Menurutnya sahur sangat penting untuk memberikan energi yang cukup bagi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Karenanya dia menghimbau umat muslim untuk tetap melaksanakan sahur agar tubuh tetap bisa beraktivitas normal dan tetap bugar.

"Sahur ini penting, kalau tidak sahur selain menyebabkan badan lemas dan kantuk juga bisa menyebabkan pingsan karenan kurang cairan. Sedangkan bagi orang dengan penyakit tertentu misalnya diabetes bisa mengalami syok," urai konsultan gizi atlet sepakbola di Asrama Atlet Remaja Ragunan Kemenpora ini.

Dia menambahkan olahraga yang disarankan adalah olahrga ringan seperti lari-lari kecil, sepeda statis, skipping, dan stretching. Olahraga dapat dilakukan selama 30 menit hingga satu jam menjelang waktu berbuka puasa, sehabis salat tarawih, dan sebelum sahur.

Sumber : detik.com

Emosi Terhadap Parkir Liar! Walikota Bogor ''Bima Arya'' Ngamuk di Pasar, Motor Ditendang Hingga Jatuh

Walikota Bogor Bima Arya ngamuk di Pasar Anyar saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (19/6/2017) pagi.
Orang nomor satu di Kota Bogor itu marah besar lantaran mendapati puluhan sepeda motor diparkir sembarangan di tengah jalan hingga mengalangi para pejalan kaki.
Bima Arya menendang sepeda motor hingga terjatuh. Ia kemudian memerintahkan petugas untuk memindahkan sepeda motor tersebut.

 
Bima juga memanggail juru parkir yang berada di lokasi. Juru parkir tersebut langsung mendekat dan berusaha mencium tangan sang walikota. Namun Bima Arya tak mau bersalaman.
“Angkut semuanya. Sekarang area ini harus kosong semuanya,” tegas Bima Arya.
Bima Arya mengaku tidak bisa menahan emosinya lantaran melihat kendaraan roda dua diparkir di tengah jalan.
“Ini menyusahkan orang lain ya. Makanya macet segala macam karena ada parkir liar di sini,” imbuhnya.
Bima Arya mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengawasi juru parkir agar tidak lagi mengelola lokasi parkir ilegal.
Berikut ini video Bima Arya ngamuk di Pasar Anyar Bogor:
 
 
 
Sumber : mediabangsaku.com

Super Nyeleneh! Musdah Mulia & Ade Armando Halalkan LGBT





Nyeleneh lagi, Dosen UI Ade Armado mengaku masih mempertanyakan hukum LGBT dalam hukum agama terutama Islam. Menurutnya, perilaku LGBT tidak diharamkan dalam ajaran agama Islam.

”Allah tidak mengharamkan LGBT,” kata Ade.

Pakar komunikasi Universitas Indonesia dan Paramadina, Ade Armando mempertanyakan status haram dalam Islam terkait kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Apapun sikap kita, dalam dunia yang mengalami globalisasi isu LGBT memang secara tak terhindarkan akan mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia. Karena itu menjadi penting bagi umat Islam untuk membicarakan kembali cara pandang terhadap LGBT, termasuk bilamana perlu meninjau kembali sikap yang sudah tertanam selama ini," kata Ade Armando.

Dia menggugat ajaran agama Islam yang tidak menoleransi umat yang terlibat LGBT. Selama ini, kata dia, ada persepsi kuat bahwa Islam menolak sama sekali LGBT.

"Karena itu, kendatipun LGBT ada di Indonesia, kalangan tersebut tetap dipandang dengan sebelah mata, dijauhi atau bahkan dibenci oleh para pemeluk taat Islam. Ada anggapan kuat bahwa LGBT adalah penyakit masyarakat, kejahatan atau sesuatu yang dikutuk oleh Tuhan," kata Ade.


Dia pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukan lah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.
Meski demikian, Ade menegaskan ia siap menerima masukan atas pendapatnya itu. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima bukti dari siapapun bahwa Allah SWT memang mengharamkan LGBT dalam ajaran Islam.

Menurut Ade, yang diharamkan Islam itu bukan homoseksualitas tapi sodomi. Dosen komunikasi ini mempertanyakan sikap masyarakat yang menganggap mencintai sesama jenis itu menjijikkan.
“Mencintai sesama jenis itu tidak mengandung kriminalitas ataupun sikap yang merugikan masyarakat,” terangnya. Menurutnya rasa cinta (sesama jenis) itu timbul secara alami dari Tuhan.

Sementara profesor liberal Dosen UIN Jakarta Musdah Mulia, seperti pakem liberal lainnya Dosen UI Ade Armando, mendukung habis-habisan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia. Selain melakukan ceramah dimana-mana, Musdah Mulia juga membuat buku untuk kampanye LGBT.

Dalam sebuah diskusi yang diadakan di Jakarta, 2008 lalu, Musdah mengatakan bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan, dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam.

Musdah juga menyatakan bahwa ‘sarjana-sarjana Islam moderat’ mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menolak homoseksual dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan ‘tendensi para ulama’.

Musdah juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka. Ia juga menyatakan bahwa homoseksualitas dari Tuhan dan sebaiknya dianggap sebagai suatu kelaziman.

Begitulah pendapat dua pembela LGBT ini di Indonesia. Karena mereka menulis dan ceramah dimana-mana, maka banyak orang mengikutinya. Meski menghalalkan apa yang Allah haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah dan Nabi Muhammad SAW halalkan, naudzubillah.

Prof Dadang Hawari: LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyakit

Pendapat dua aktivis liberal itu, dikecam habis pakar kesehatan Prof Dadang Hawari. Menurut Dadang, perilaku LGBT itu bukan fitrah atau gen, tapi penyakit.

“LGBT itu penyimpangan atau kelainan. Bisa dikoreksi (disembuhkan) karena bukan dari gen, tapi pengaruh lingkungan. Yang penting yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dia lakukan tidak sesuai fitrahnya,” terang Prof Dadang.

Menyikapi kasus perkawinan sejenis ini ada baiknya kita ,ikuti pendapat Prof. DR.dr. Dadang Hawari, bahwa perilaku LGBT akibat nalar dan jiwa yang sakit, suara-suara yang menghalalkan perkawinan sejenis (homoseksual dan lesbian) sebenarnya lebih bersumber dari jiwa yang sakit, emosi yang tidak stabil dan nalar yang sakit. Demikian dikatakan Pakar kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.

Semoga ini dapat menjadi pegangan ,menurut Dadang Hawari, dalam bukunya, Pendekatan 
Psikoreligi pada Homoseksual menyebutkan bahwa penyakit homo atau lesbi ini bisa diobati. Kasus homoseksual tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses perkembangan psikoseksual seseorang, terutama faktor pendidikan keluarga di rumah dan pergaulan sosial.

Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Bentuk Kekalahan Umat Manusia pada Libido

Dari Vatikan juga dikabarkan, Kemenangan Pernikahan Gay di Irlandia dan terbaru di Amerika Serikat adalah Kekalahan Umat Manusia. Sungguh miris kita mensikapinya bahwa sudah sedemikian bobroknya akal manusia karena sudah dikuasai oleh libido seksnya.

Untuk kali pertama mengeluarkan reaksi keras terkait referendum di Irlandia yang melegalkan pernikahan gay di negeri itu."(Hasil referendum itu) bukan sebuah kekalahan untuk prinsip-prisip agama Kristen. Itu adalah kekalahan untuk semua umat manusia. Saya sangat sedih dengan hasil itu," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada Vatican Radio

Inilah wajah liberal dalam dukung mendukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia simbol penantang Allah, demi orientasi dunia semata hingga nekat melawan kodratnya sebagai manusia ciptaan Allah SWT. Wallahu'alam bishowab.[rojul/dbs]

Sumber : voa-islam.com


Nyeleneh lagi, Dosen UI Ade Armado mengaku masih mempertanyakan hukum LGBT dalam hukum agama terutama Islam. Menurutnya, perilaku LGBT tidak diharamkan dalam ajaran agama Islam.
”Allah tidak mengharamkan LGBT,” kata Ade.
Pakar komunikasi Universitas Indonesia dan Paramadina, Ade Armando mempertanyakan status haram dalam Islam terkait kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
"Apapun sikap kita, dalam dunia yang mengalami globalisasi isu LGBT memang secara tak terhindarkan akan mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia. Karena itu menjadi penting bagi umat Islam untuk membicarakan kembali cara pandang terhadap LGBT, termasuk bilamana perlu meninjau kembali sikap yang sudah tertanam selama ini," kata Ade Armando.

Dia menggugat ajaran agama Islam yang tidak menoleransi umat yang terlibat LGBT. Selama ini, kata dia, ada persepsi kuat bahwa Islam menolak sama sekali LGBT.
"Karena itu, kendatipun LGBT ada di Indonesia, kalangan tersebut tetap dipandang dengan sebelah mata, dijauhi atau bahkan dibenci oleh para pemeluk taat Islam. Ada anggapan kuat bahwa LGBT adalah penyakit masyarakat, kejahatan atau sesuatu yang dikutuk oleh Tuhan," kata Ade.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/07/08/38056/dukung-lgbt-ade-armando-dan-musdah-mulia-simbol-penantang-allah/#sthash.LdFbp9EL.dpuf
Dia pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukan lah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.
Meski demikian, Ade menegaskan ia siap menerima masukan atas pendapatnya itu. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima bukti dari siapapun bahwa Allah SWT memang mengharamkan LGBT dalam ajaran Islam.
Menurut Ade, yang diharamkan Islam itu bukan homoseksualitas tapi sodomi. Dosen komunikasi ini mempertanyakan sikap masyarakat yang menganggap mencintai sesama jenis itu menjijikkan.
“Mencintai sesama jenis itu tidak mengandung kriminalitas ataupun sikap yang merugikan masyarakat,” terangnya. Menurutnya rasa cinta (sesama jenis) itu timbul secara alami dari Tuhan.
Sementara profesor liberal Dosen UIN Jakarta Musdah Mulia, seperti pakem liberal lainnya Dosen UI Ade Armando, mendukung habis-habisan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia. Selain melakukan ceramah dimana-mana, Musdah Mulia juga membuat buku untuk kampanye LGBT.
Dalam sebuah diskusi yang diadakan di Jakarta, 2008 lalu, Musdah mengatakan bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan, dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam.
Musdah juga menyatakan bahwa ‘sarjana-sarjana Islam moderat’ mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menolak homoseksual dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan ‘tendensi para ulama’.
Musdah juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka. Ia juga menyatakan bahwa homoseksualitas dari Tuhan dan sebaiknya dianggap sebagai suatu kelaziman.
Begitulah pendapat dua pembela LGBT ini di Indonesia. Karena mereka menulis dan ceramah dimana-mana, maka banyak orang mengikutinya. Meski menghalalkan apa yang Allah haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah dan Nabi Muhammad SAW halalkan, naudzubillah.
Prof Dadang Hawari: LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyakit
Pendapat dua aktivis liberal itu, dikecam habis pakar kesehatan Prof Dadang Hawari. Menurut Dadang, perilaku LGBT itu bukan fitrah atau gen, tapi penyakit.
“LGBT itu penyimpangan atau kelainan. Bisa dikoreksi (disembuhkan) karena bukan dari gen, tapi pengaruh lingkungan. Yang penting yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dia lakukan tidak sesuai fitrahnya,” terang Prof Dadang.
Menyikapi kasus perkawinan sejenis ini ada baiknya kita ,ikuti pendapat Prof. DR.dr. Dadang Hawari, bahwa perilaku LGBT akibat nalar dan jiwa yang sakit, suara-suara yang menghalalkan perkawinan sejenis (homoseksual dan lesbian) sebenarnya lebih bersumber dari jiwa yang sakit, emosi yang tidak stabil dan nalar yang sakit. Demikian dikatakan Pakar kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.
Semoga ini dapat menjadi pegangan ,menurut Dadang Hawari, dalam bukunya, Pendekatan Psikoreligi pada Homoseksual menyebutkan bahwa penyakit homo atau lesbi ini bisa diobati. Kasus homoseksual tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses perkembangan psikoseksual seseorang, terutama faktor pendidikan keluarga di rumah dan pergaulan sosial.
Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Bentuk Kekalahan Umat Manusia pada Libido
Dari Vatikan juga dikabarkan, Kemenangan Pernikahan Gay di Irlandia dan terbaru di Amerika Serikat adalah Kekalahan Umat Manusia. Sungguh miris kita mensikapinya bahwa sudah sedemikian bobroknya akal manusia karena sudah dikuasai oleh libido seksnya.
Untuk kali pertama mengeluarkan reaksi keras terkait referendum di Irlandia yang melegalkan pernikahan gay di negeri itu."(Hasil referendum itu) bukan sebuah kekalahan untuk prinsip-prisip agama Kristen. Itu adalah kekalahan untuk semua umat manusia. Saya sangat sedih dengan hasil itu," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada Vatican Radio
Inilah wajah liberal dalam dukung mendukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia simbol penantang Allah, demi orientasi dunia semata hingga nekat melawan kodratnya sebagai manusia ciptaan Allah SWT. Wallahu'alam bishowab.[rojul/dbs]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/07/08/38056/dukung-lgbt-ade-armando-dan-musdah-mulia-simbol-penantang-allah/#sthash.LdFbp9EL.dpuf
Dia pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukan lah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.
Meski demikian, Ade menegaskan ia siap menerima masukan atas pendapatnya itu. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima bukti dari siapapun bahwa Allah SWT memang mengharamkan LGBT dalam ajaran Islam.
Menurut Ade, yang diharamkan Islam itu bukan homoseksualitas tapi sodomi. Dosen komunikasi ini mempertanyakan sikap masyarakat yang menganggap mencintai sesama jenis itu menjijikkan.
“Mencintai sesama jenis itu tidak mengandung kriminalitas ataupun sikap yang merugikan masyarakat,” terangnya. Menurutnya rasa cinta (sesama jenis) itu timbul secara alami dari Tuhan.
Sementara profesor liberal Dosen UIN Jakarta Musdah Mulia, seperti pakem liberal lainnya Dosen UI Ade Armando, mendukung habis-habisan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia. Selain melakukan ceramah dimana-mana, Musdah Mulia juga membuat buku untuk kampanye LGBT.
Dalam sebuah diskusi yang diadakan di Jakarta, 2008 lalu, Musdah mengatakan bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan, dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam.
Musdah juga menyatakan bahwa ‘sarjana-sarjana Islam moderat’ mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menolak homoseksual dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan ‘tendensi para ulama’.
Musdah juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka. Ia juga menyatakan bahwa homoseksualitas dari Tuhan dan sebaiknya dianggap sebagai suatu kelaziman.
Begitulah pendapat dua pembela LGBT ini di Indonesia. Karena mereka menulis dan ceramah dimana-mana, maka banyak orang mengikutinya. Meski menghalalkan apa yang Allah haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah dan Nabi Muhammad SAW halalkan, naudzubillah.
Prof Dadang Hawari: LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyakit
Pendapat dua aktivis liberal itu, dikecam habis pakar kesehatan Prof Dadang Hawari. Menurut Dadang, perilaku LGBT itu bukan fitrah atau gen, tapi penyakit.
“LGBT itu penyimpangan atau kelainan. Bisa dikoreksi (disembuhkan) karena bukan dari gen, tapi pengaruh lingkungan. Yang penting yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dia lakukan tidak sesuai fitrahnya,” terang Prof Dadang.
Menyikapi kasus perkawinan sejenis ini ada baiknya kita ,ikuti pendapat Prof. DR.dr. Dadang Hawari, bahwa perilaku LGBT akibat nalar dan jiwa yang sakit, suara-suara yang menghalalkan perkawinan sejenis (homoseksual dan lesbian) sebenarnya lebih bersumber dari jiwa yang sakit, emosi yang tidak stabil dan nalar yang sakit. Demikian dikatakan Pakar kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.
Semoga ini dapat menjadi pegangan ,menurut Dadang Hawari, dalam bukunya, Pendekatan Psikoreligi pada Homoseksual menyebutkan bahwa penyakit homo atau lesbi ini bisa diobati. Kasus homoseksual tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses perkembangan psikoseksual seseorang, terutama faktor pendidikan keluarga di rumah dan pergaulan sosial.
Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Bentuk Kekalahan Umat Manusia pada Libido
Dari Vatikan juga dikabarkan, Kemenangan Pernikahan Gay di Irlandia dan terbaru di Amerika Serikat adalah Kekalahan Umat Manusia. Sungguh miris kita mensikapinya bahwa sudah sedemikian bobroknya akal manusia karena sudah dikuasai oleh libido seksnya.
Untuk kali pertama mengeluarkan reaksi keras terkait referendum di Irlandia yang melegalkan pernikahan gay di negeri itu."(Hasil referendum itu) bukan sebuah kekalahan untuk prinsip-prisip agama Kristen. Itu adalah kekalahan untuk semua umat manusia. Saya sangat sedih dengan hasil itu," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada Vatican Radio
Inilah wajah liberal dalam dukung mendukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia simbol penantang Allah, demi orientasi dunia semata hingga nekat melawan kodratnya sebagai manusia ciptaan Allah SWT. Wallahu'alam bishowab.[rojul/dbs]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/07/08/38056/dukung-lgbt-ade-armando-dan-musdah-mulia-simbol-penantang-allah/#sthash.LdFbp9EL.dpuf