Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

UNIK! Tower Listrik Berwujud Manusia

Tahun 2010, desain "Land of Giants ™" diusulkan oleh arsitek Jin Choi dan Thomas Shine dari sebuah studio desain milik mereka, untuk mengubah cara lama bagaimana struktur utilitas dibangun di Islandia. Desain ini memenangkan sebuah penghargaan di tahun yang sama.
"Membuat sedikit perubahan kecil pada desain tower baja standar, kami kemudian menciptakan serangkaian tower yang kuat, stabil, dan dinamis," ujar arsiteknya di situs web mereka.





all pics courtesy of www.choishine.com
 
Sumber : http://aneh-tapi-nyata.blogspot.co.id

LUAR BIASA, INILAH HELIKOPTER-HELIKOPTER TERBESAR DI DUNIA

Pesawat terbang Anda sudah tahu, burung besi dengan sepasang sayapnya, ekor, dan bodi. Orang menciptakan pesawat terbang memang terinspirasi dari burung. Tapi helikopter, inspirasinya dari mana? Ada yang bilang meniru cara terbangnya capung. Entahlah, yang jelas kalo pesawat biasa kehilangan mesinnya masih bisa dikendalikan layaknya glider tak bermesin - dengan cara yang benar tentunya. Balon udara masih bisa diturunkan jika kehilangan tenaganya, tapi helikopter? Jika mesinnya mati opsi-nya cuma satu: jatuh! Kira-kira orang gila mana yang dulu berani menerbangkan prototipe helikopter? Bukan cuma menerbangkan, mereka juga ternyata bikin mesin terbang ini menjadi monster-monster raksasa di udara.






Dewasa ini helikopter-helikopter ini dibuat semakin besar sesuai dengan kebutuhannya terutama untuk mengangkut logistik perang, kargo udara, dan penanganan bencana.


Sekali mesinnya mati atau sesuatu menghalangi lajunya, tidak ada ampun, dia akan langsung menghunjam ke bumi. Maklum, tidak bersayap.

Sebuah heelikopter jenis NH90 jatuh di Bracciano Lake, Itali. More info; photo by David Cenciotti

Tapi manusia tidak menyerah dan terus berusaha sehingga saat ini bisa dikatakan helikopter sudah seaman dan senyaman pesawat terbang biasa.

Helikopter di Alaska yang mencoba menarik kapal dengan sebuah tali yang panjangnya 600ft dengan posisi hidungnya yang bersudut 25 derajat ke bawah. Foto by Ted Veal

Bahkan mereka membuatnya dengan ukuran yang sangat besar.

Moscow, 2007)

Tidak seperti pesawat biasa, Lomba membuat helikopter-helikopter berukuran besar dimulai setelah Perang Dunia II. Seperti halnya banyak teknologi mesin terbang, helikopter mengalami kemajuan pesat menjadi lebih berfungsi dan aman. Sementara itu, di awal tahun 40-an mesin terbang cukup beruntung bisa terbang di udara - tanpa membunuh pilotnya.

Awalnya belum berlangsung begitu lama. Di tahun 50-an muncul desain-desain helikopter radikal, baik yang disponsori oleh Amerika maupun Uni Soviet. Salah satu desain yang sukses adalah Boeing Chinook yang dikenal tidak hanya digunakan untuk kepentingan militer tapi juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan sipil untuk kargo. Muncul di akhir tahun 50-an dan bertahan sangat lama digunakan karena kemampuan angkutnya.

"Helicopters are coming!" in Look Magazine, May 18, 1954, source

Saat ini versi modern dan terbarunya masih digunakan di seluruh dunia. Terbukti mampu menghubungkan lokasi-lokasi yang tidak mungkin atau sulit dijangkau. Chinook mampu mengangkut kargo seberat 28.000 pounds (14 ton).


Helikopter-helikopter Monster Soviet

Raksasa lainnya adalah Mi-6, buatan biro desain Soviet Mikhail Mil . Dibuat di tahun 50-an, Mi-6 sosoknya memang seperti monster. Meski bentuknya tidak seaneh Chinook, monster ini mampu mengangkut barang bawaan seberat 26.000 ton (12 ton). Helikopter ini termasuk yang paling populer di Soviet dan hingga kini beberapa diantaranya masih digunakan.



Gambar oleh Bernhard Pethe, via Scale Rotors

Meski Chinook kelihatan aneh dan Mi-6 begitu besar, sosok helikopter-helikpoter besar lainnya dibuat tidak lagi mementingkan ukurannya kecuali bentuknya saja yang semakin aneh. Lihatlah sosok Mi-10. Dibuat berbasiskan Mi-6 dengan 4 kaki monsternya yang mencolok, jadinya mirip capung raksasa.






Bukan Amerika namanya kalau tidak menciptkan helikopter yang juga besar seperti punya Soviet. Mungkin karena didesain oleh Hughes, helikopter XH-17 ini benar-benar besar dan menakutkan. Jadi inget film Transformer. Hehe.


(gambar via 1, 2)

CH-54 Tarhe sedang mengangkut F-4 Phantom II yang rusak:


Sikorsky S-64 Skycrane, gambar dari model helikopter yang cantik, lihat di sini:


(Gambar credit: Didier Peillon, Scale Rotors)

Fairey Rotodyne, 1959, digembar-gemborkan sebagai "Airline dengan vertical take-off pertama di dunia" (proyeknya dihentikan 1962) dan merupakan airline pertama di dunia yang menggunakan helikopter: New York Airways, 1953

(Gambar via: source)

"Pada 8 Juli 1953, perusahaan New York Airways menjadi yang pertama kali melayani penumpang dengan menggunakan helikopter. Beroperasi seperti dengan gaya sebuah perusahaan bis, helikopter-helikopter ini terbang dari lokasi-lokasi seperti La Guardia Airport, New York International Airport, Neward Airport, West 30th Street di Manhattan, White Plains, dan Stamford sepanjang hari"


Helikopter Terbesar Sepanjang Masa dan Salah Satu Yang Paling Aneh


Selain capung raksasa seperti Sky Crane dan MI-10, lihat juga sosok pesawat ini yang sebenarnya mirip-mirip pesawat terbang biasa. Tapi ada rotor baling-baling utama, baling-baling ekor, juga bodi pesawat, dan monster yang dinamakan Mil V-12 ini memang lain daripada yang lain:





Memang monster ini punya baling-baling, tapi di V-12 baling-baling ini diletakkan di sisi samping bodinya yang besar. Aneh kan? Sampai saat ini helikopter inilah yang dianggap sebagai yang terbesar di dunia. Seberapa besar ? Lebarnya sama dengan Boeing 747, tapi tidak seperti 747 yang membutuhkan landasan panjgan, V-12 mampu take-off secara vertikal dan pada saat yang sama menarik beban seberat 55.000 pounds atau bahkan 80.000 pounds.


"Pada tanggal 6 Agustus 1969, Mi-12 telah mengangkut kargo seberat 44.205 kg pada ketinggian 2255 m, dan tercatat sebagai rekor dunia untuk kapasitas helikopter yang hingga kini belum terpecahkan."

Mi-26: Helikopter Terbesar di Dunia Yang Masih Beroperasi


(Gambar via: Marty North)

Jangan coba-coba mendekati monster yang satu ini ketika baling-balingnya berputar. Batu-batu berdiameter 12 inch saja bisa diterbangkan seperti daun. Kru-nya berjumlah 6 orang, NATO menyebutnya "Halo", mega helikopter ini mampu mengangkut 70 penumpang atau sebuah laboratorium di udara, atau sebuh dump-truck, dengan masih menyisakan ruang.

Saat dibandingkan dengan Chinook, Mi-26 jelas lebih besar. Lihat modelnya berikut ini:

(Gambar oleh: Henry Ludlam, Scale Rotors.)

Lihat chart detail dari mesin ini di sini. Mi-12 masih lebih besar dibanding dengan Mi-26, sayangnya Mi-12 sudah tidak terbang lagi.

Gambar via source

Mi-26 sedang mengangkut Mi-10 dengan tali:

(Gambar oleh: Avia Star.)

Di bawah ini rotor utama Mi-26 dan gearbox-nya:

(Gambar oleh: Avia Star.)

Mi-26 mengangkut MH-47e Chinook di Afganistan (gambar kiri), detail oleh Snopes di sini.



"Bulan November 2003, koalisi pimpinan Amerika menjalankan Opersi Mountain Resolve di provinsi Nuristan dan Kunar, Afganistan. Foto saat operasi di atas diambil oleh sersan Greg Heath dari US Army. Chinook mendarat untuk menjemput tawanan Afganistan yang ditangkap oleh US Mountain Division ke-10."



Informasi yang lain menyebutkan sebenarnya ada satu helikopter yang benar-benar berukuran terbesar di dunia, tapi sayangnya baru berupa konsep. Cek di sini. Namanya Hellier-Copter.


Sumber : http://aneh-tapi-nyata.blogspot.co.id

DAHSYAT, INILAH BOM-BOM PEMUSNAH PERADABAN MANUSIA

Setelah era Perang Dunia II yang ditandai dengan dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, dua blok besar saat itu (Amerika Serikat dan Uni Soviet) terus melakukan eksperimen senjata-senjata nuklir pemusnah massal. Ketegangan-ketegangan di era perang dingin hingga era tahun 80-an dan berakhir dengan runtuhnya Uni Soviet (USSR) saat itu membuat dua blok besar tersebut terus mencoba menciptakan suatu senjata mematikan yang tidak hanya berpotensi sebagai senjata penghancur massal tapi juga pemusnah peradaban manusia.



Inilah tiga bom nuklir terbesar setelah era Perang Dunia II yang pernah diledakkan manusia :

3. Bom Ivy Mike

Ivy Mike adalah kode yang diberikan pada test bom fusi nuklir pertama Amerika Serikat. Diledakkan pada tnaggal 1 November 1952 di sebuah pulau karang di Lautan Pasifik sebagai bagian dari uji Operasi Ivy. Bom ini merupakan uji penuh pertama desain Teller-Ulam, bom fusi satu stage, dan dianggap sebagai ujicoba bom hidrogen pertama yang berhasil diledakkan.


Bom "Mike" seberat 62 ton yang didesain oleh Richard Garwin, seorang mahasiswa Enrico Fermi, ini secara fisik sesungguhnya lebih mirip seperti bangunan sebuah pabrik daripada sebuah senjata. Di bagian pusatnya terdapat botol labu thermo silinder raksasa atau cryostat, yang menyimpan bahan fusi deuterium–tritium. Bom fisi yang umum (bagian primer) pada bagian akhirnya digunakan untuk menciptakan kondisi yang memicu reaksi fusi.
Primary stage -nya adalah sebuah bom fisi TX-5 pada sebuah ruang terpisah di atas rangkaian bom sesungguhnya. Stage fisi sekundernya menggunakan deuterium–tritium cair. Di bawahnya adalah sebuah sebuah batang plutonium silindris (untuk pengapian/sparkplug), yang digunakan untuk memicu raksi fusi. Melingkupi rangkaian ini adalah sebuah tamper uranium alam seberat 4,5 ton.; interiornya membentuk sebuah terowongan radiasi untuk menuntun X-rays dari bagian primer ke sekunder. Gunanya X-rays di sini adalah untuk meng-compress bagian sekundernya secara hydrodynamically, meningkatkan density dan temperatur deuterium ke level yang mengkondisikan reaksi termonuklir, dan meng-compress sparkplug untuk memicu kondisi supercriticality. Bagian paling luarnya merupakan casing terbuat dari besi baja setebal 25-30 cm. Seluruh rangkaian yang dijuluki "Sausage" ini berdiamter 2,03 meter dan tinggi 6,2 meter dan beratnya mencapai 54 ton. Sedangkan seluruh "bangunan" bom monster ini mempunyai berat 82 ton dalam bentuk bangunan alumunium yang disebut "shot cab" yang berlokasi di pulau Elugelab, Pasifik, bagian dari pulau karang Enewetak.


Uji ledakan dilakukan pada tanggal 1 November 1952 pukul 07:15 AM dan menghasilkan ledakan dari sebuah bom yang diperkirakan berkekuatan 10,4 - 12 megaton. Bagaimanapun juga 77% pemicu final berasal dari proses fisi cepat dari tamper uranium., yang berarti bom ini menghasilkan sampah radioaktif yang sangat hebat pula.

Bola Apinya selebar 5,2 km, dan awan cendawannya mencapai ketinggian 17 km dalam waktu kurang dari 90 detik. Semenit kemudian mencapai 33 km sebelum stabil di jarak 37 km dengan diameter di puncaknya melebar hingga diameter 161 km. Ledakan ini menciptakan kawah berdiamter 1,9km dan dalam 50 meter serta mengakibatkan terjadinya gelombang setinggi 20 kaki di lautan, juga meninggalkan wilayah sekitar pulau karang yang terkontaminasi berat selama beberapa waktu.

2. Bom Castle Bravo

Castle Bravo adalah code name yang diberikan kepada bom hidrogen termonuklir pertama buatan Amerika Serikat berkekuatan 15 megaton ini. Bom ini diledakkan pada tanggal 1 Maret 1954 di Bikin Atollm Marshal Islands sebagai bagian dari pengujian Operation Castle. Sampah radioaktifnya menjadi uji efek negatif radiasi rahasia yang mencemari populasi di sekitar lokasi pengujian termasuk kru dari kapal Jepang Daigo Fukuryū Maru ("Lucky Dragon No. 5") dan menuai kritik keras dunia internasional akibat resiko atmosferik termonuklirnya. Kekuatan ledak bom ini ekuivalen dengan 1200 kali kekuatan ledakan bom atm yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki tahun 1945 dalam Perang Dunia II.



Bom ini menggunakan deuteride untuk tahap fusi-nya dan tidak menggunakan cryogenic liquid seperti sebelumnya dalam project Ivy Mike yang menghasilkan bom dengan fisik sebesar bangunan kantor kecil dan sangat tidak praktis digunakan dalam perang. Dengan menggunakan bahan baru ini Castle Bravo merupakan bom fusi pertama buatan Amerika Serikat yang praktis dan deliverable.


Bom ini menggunakan alumunium untuk casing-nya, tidak seperti besi baja yang digunakan Ivy-Mike. Di dalam casing silindernya tertanam silinder yang lebih kecil yang berisikan bahan fusi lithium deuteride (sekunder) dengan sebuah bom atom fisi pada sebuah bagian akhirnya. Bekerja di dalam bagian sekundernya adalah sebuah sebuah batang plutonium silindris (untuk pengapian/sparkplug), yang digunakan untuk memicu raksi fusi. Melingkupi rangkaian ini adalah sebuah tamper uranium alam.; ruang antara tamper dan casing membentuk sebuah terowongan radiasi untuk menuntun X-rays dari bagian primer ke sekunder. Gunanya X-rays di sini adalah untuk meng-compress bagian sekundernya, meningkatkan density dan temperatur deuterium ke level yang mengkondisikan reaksi termonuklir, dan meng-compress sparkplug untuk memicu kondisi supercriticality.



Bom ini mempunyai berat 10,7 ton dengan panjang 4,6 meter dan lebar 1,4 meter dan ditempatkan di kedudukannya di sebuah pulau buatan di atas karang di lepas pantai Namu Island, Bikini Atoll.


Saat diledakkan, dalam sedetik tercipta bola api dengan diameter seluas 7 km. Bola api ini terlihat di Kwajalein atoll, 450 km dari ground zero. Ledakannya meninggalkan kawah selebar 2km dan dalam 75 meter. Awan cendawan-nya mencapai ketinggian 14 km dan diamter hingga 11km dalm waktu semenit. Dalam waktu kurang dari 10 menit meluas hingga ketinggian 40km dan diameter 100km (meluas 6km permenitnya). Akibatnya wilayah awan seluas 7000 mil di lautan Pasifik terkontaminasi termasuk pulau-pulau kecil seperti Rongerik, Rongelap dan Utirik.




1. Tsar Bomba (Bom Terbesar Dalam Sejarah Umat Manusia)

Pada tanggal 10 Juli 1961 Sekjen Soviet Nikita Khrushchev memulai suatu proyek bom nuklir terbesar yang pernah dibuat manusia. Khrushchev menyetujui proyek ini di saat situasi tegang di era perang dingin, bersamaan dengan mulai dibangunnya tembok Berlin 13 Agustus 1961.
Tsar Bomba adalah sebuah bom hidrogen tiga stage berkekuatan 50 megaton yang daya ledaknya setara dengan 10 kali seluruh bom yang diledakkan pada Perang Dunia II termasuk bom-bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.



Bom hidrogen tiga stage ini, seperti halnya bom-bom hidrogen lainnya, menggunakan bom fisi primer untuk memicu sebuah termonuklir sekunder, dan kemudian menggunakan energi dari ledakan yang dihasilkan untuk memicu termonuklir tambahan yang jauh lebih besar. Fakta menunjukkan bahwa Tsar Bomba memiliki sejumlah stage ketiga-nya dan bukan hanya satu yang sangat besar.



Awalnya bom monster tiga stage ini didesain berkekuatan 100 megaton, tapi resiko sampah radioaktif-nya terlalu besar. Untuk membatasi sampah radiasi, stage ketiga, dan mungkin juga stage kedua, memiliki sebuah tamper dari timah dan bukannya tamper fusi uranium-238 (yang dengan hebat bisa memperbesar reaksi melalui proses fisi atom-atom uranium dengan neutron-neutron cepat dari reaksi fusi). Hal ini
menghilangkan proses fisi cepat dengan neutron-neutron stage fusi-nya, sehingga diperkirakan 97% dari total energi yang dihasilkan berasal dari proses fusi sendirian (berarti pula menjadi bom nuklir paling "bersih" yang pernah dibuat, yang menghasilkan sampah radioaktif paling kecil). Hal ini sangat dihargai karena kebanyakan sampah radioaktif dari suatu test bom nuklir akan mengganggu populasi makhluk hidup.




Komponen-komponen bom ini didesain oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Julii Borisovich Khariton dan beranggotakan Andrei Sakharov, Victor Adamsky, Yuri Babayev, Yuri Smirnov, dan Yuri Trutnev.




Tsar Bomba diterbangkan ke lokasi pengujiannya oleh sebuah Tu-95V yang telah dimodifikasi dan terbang dari Kola peninsula dengan pilot Mayor Andrei Durnovtsev. Pesawat ini ditemani sebuah Tu-16 Observer yang bertugas memonitor kondisi udara dan mendokumentasikan pengujian bom ini. Keduanya dicat dengan cat khusus untuk menimalisir panas.


Bom yang dibawa memiliki berat 27 ton ukurannya denkian besar dengan panjang 8 meter dan diameter 2 meter hingga Tu-95V harus memiliki pintu khusus dan merelakan tanki bahan bakarnya dipindahkan. Tsar bomba di pasangkan pada sebuah parasut seberat 800 kg untuk menghambat laju jatuhnya agar kedua pesawat masih bisa terbang menjauhinya 45 km dari ground zero.


Tsar Bomba diledakkan pada tanggal 30 Oktober 1961 pukul 11:32 di atas Mityushikha Bay yang merupakan lokasi pengujian bom (Sukhoy Nos Zone C), sebelah utara Arctic Circle di Novaya Zemlya Island, Laut Arctic. Bom ini dijatuhkan dari ketinggian 10,5 km dan didesain untuk meledak pada ketinggian 4 km di atas permukaan tanah dengan menggunakan sensor barometrik.




Ledakannya sangat spekatakuler. Meski diledakkan di udara, bola apinya hingga mencapai permukaan bumi dan mendekati ketinggian pesawat peluncurnya. Tekanan dahsyat di bawah titik ledaknya mencapai 300PSI, 6 kali tekanan puncak bom atom Hiroshima. Kilauan cahanya sangat terang hingga terlihat pada jarak 1000 km, meskipun langit mendung. Pengamat bahkan masih bisa merasakan efek thermal pulse dari jarak 270 km. Lihat video ledakan Tsar Bomba berikut ini:






Anda bisa melihat bagaimana dalam hanya beberapa dekade kekuatan bom jenis pemusnah masal ini berlipat-lipat. Lihat grafik perbandingan bom-bom pemusnah masal ini dibandingkan dengan bom atom Hiroshima dan Nagasaki:


Sebenarnya masih ada satu lagi bom atom dahsyat yang diledakkan pada era Perang Duina II yaitu Bom Trinity (yang kemudian disusul dengan dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki) tetapi tidak ada apa-apanya bila dibandingkan kekuatan dengan bom-bom atom di atas.

Bom Trinity

Sebenarnya selama era perang dingin uji coba bom-bom pemusnah masal terus dilakukan oleh dua blok besar saat itu (USA dan Uni Soviet) tetapi kekuatannya tidak ada yang lebih besar dari ketiga raja bom di atas. Ada bisa lihat gambar-gambar uji coba nuklir tersebut di bawah ini:




Empat gambar pertama di atas adalah bom hidrogen berkekuatan 2,6 megaton diabadikan di French Polynesia 1968

Selanjutnya di bawah ini adalah gambar-gambar acak dari berbagai uji coba bom nuklir yang mudah-mudahan tidak akan pernah lagi dilakukan oleh siapapun karena sama sekali merupakan ide konyol yang hanya akan menciptakan tidak hanya senjata pemusnah massal tapi juga alat pemusnah peradaban manusia. Naudzubillah...











































  
Sumber : http://aneh-tapi-nyata.blogspot.co.id