Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Viral. Tampilkan semua postingan

Parah! Video Terbaru Afi Nihaya Faradisa Banjir Kecaman!


Afi Nihaya Faradisa menumpahkan kekesalannya melalui sebuah video berbahasa Inggris. Namun, ia justru menuai banyak kecaman. Pasalnya, banyak ujaran kebencian dan makian dalam video tersebut.

Sejumlah netizen mempermasalahkan kata-kata kasar yang digunakan Afi dalam video tersebut.

“Ngulang-ngulang kata bastard, fucking, asshole, emang kamu ngerti artinya nak, duh...,” kata Ovik.

“Dari awal gak pernah mau tau berita tentang anak ini tapi gak sengaja liat videonya di fb... beneran stress ini anak... tepok jidat...,” kata Androllaanita Anita.

“Ini pada ke mana orang-orang yang selama ini heboh ngedukung2 dan ngeviralin? Termasuk media & buzzer2 yang selama ini maksain moles dan ngorbitin ni anak? dikasih panggung sampai ke istana negara dan jadi pembicara di UGM, dikasih jaminan perlindungan, dari GP Anshor, karena merasa konon sama2 "punya otak". Kalau kayak gini jadinya nih orang, trus siapa yg kudu tanggungjawab???” kata Syarief Dirgantara.

“Tiap lupa textnya dia pura2 nangis sambil ngelirik ke contekannya.... Bruakakakakakakak... sakit neh perempuan,” kata Ivy Brea.

Berikut link videonya.. :
https://youtu.be/6VSO4mwx-6w

Sumber : tarbiyah.net

Makin Nyeleneh! Ade Armando Sebut Jokowi dan Obama Ahli Surga.


Status-status Ade Armando di akun Facebook pribadinya dinilai semakin aneh dan mengkhawatirkan. Dosen Universitas Indonesia (UI) itu menyebutkan bahwa Jokowi dan Obama adalah ahli surga.

“Dua ahli surga yang sangat saya kagumi,” tulis Ade Armando sembari mengunggah foto Presiden Jokowi dan Obama yang tengah berbincang di halaman istana negara, Sabtu (1/7/2017).


Ratusan komentar dari netizen meramaikan status tersebut. Banyak netizen yang menilai ada masalah dengan Ade Armando. Bahkan ada pula yang mengkaitkannya dengan mubahalah.

“Hahahha. Orang gila lebih waras daripada yang bikin status..,” kata Sutan Sikumbang.

“Yakin ahli surga???? Kadang-kadang kalo baca postingan kamu Ade Armando suka geli juga ya.... kamu waras????!” kata Anga Wisesa.

“Hahahahahahahaha Ade Armando stresssnya makin parahhhhhh. Kasiaaaan kasiaaan. Berobat De mumpung belum gila banget,” kata Latifah Ali.

“Udah mulai kena mubahalah nih otaknya,” kata Afghani Mahmuda Bahreisy.

Sebelumnya, Ade Armando menyatakan bahwa Habib Rizieq telah merasakan efek mubahalah. Ia pun menuliskan bukti Habib Rizieq diazab. Namun, tulisannya itu dibantah mentah-mentah oleh netizen.

“Ternyata Rizieq sudah merasakan efek sumpah mubahalah. Ia diazab menjadi buronan yang harus hidup dengan belas kasihan di negeri orang, sampai ia bertobat dan berani bertanggung jawab,” demikian meme yang diunggah Ade Armando, Kamis (30/6/2017).

Tak hanya itu. Jika diamati, mayoritas status Ade Armando saat ini berisi tulisan nyinyir kepada Habib Rizieq. [Ibnu K/Tarbiyah.net]


Sumber : tarbiyah.net

Ketahuan Sebar Berita Bohong dan Fitnah, Ahoker Hapus Tweet dan Minta Maaf


 Akun ahoker @v13na akhirnya meminta maaf setelah ketahuan menyebarkan berita bohong dan fitnah yang ditujukan kepada Ustadz Bachtiar Nashir (UBN).
"Saya juga minta maaf kepada @bachtiarnasir krn sudah berprasangka buruk. Saya tidak punya maksud untuk memfitnah," kicau akun @v13na.
Permaintaan maaf Veena ini setelah fitnahnya terpatahkan dengan keluarnya video lengkap ceramah Ustadz Bachtiar Nashir saat khutbah Idul Fitri di Masjid Al Azhar Jakarta.
Veena beralasan bahwa tidak mendengar kata "IN" "Sepertinya saya tidak mendengar kata "IN" dalam intoleran yang berakibat fatal" tweet @v13na.
Sementara netizen lainya menyayangkan Veena yang asal melemparkan fitnah terhadap Ustadz Bachtiar Nasir.
"Tenang aja, kami sdh terbiasa dgn orang-orang yg suka memfitnah islam spt kamu itu. Meterai 6000," komen @rinjani_komar.
"Saya Pancasila, saya Indonesia, saya suka fitnah orang," sindir akun @bukantemanmabok.
"Mulut kalian memang perlu disekolahin lagi. kasian benar lahh sdh lah mention nama teman2nya, ehh temannya latah ngeshare juga. Akhirnya malu sendiri," ujar Alverta Hyacintha Zubin.
"Ahoker ini lebaran2 gak libur untuk menyebar fitnah dan provokasi," komen Irfan Noviandana.
Seperti diberitakan sebelumnya Veena memfitnah Ustadz Bachtiar Nashir menyampaikan ceramah yang berisi "Islam toleran adalah Islam setan", padahal fakta sebenarnya Ustadz Bachtiar tidak pernah menyampaikan kata tersebut. 

Sumber : opinibangsa.id

Dengan Beraninya Mengatakan Presiden Jokowi Seperti Binatang, Bermulut Busuk dan Dikenang Sebagai Presiden Terbodoh, Siapa Nisa Ini?

'Nisa'...!! Nama gadis belia yang mengenakan seragam pramuka ini menuliskan sebuah Curhatan mengenai gaya Kepemimpinan Jokowi dalam Pemerintahan Republik Indonesia saat ini.


Curahan hati terebut ditemukan dalam sebuah grup di Facebook, yakni (Barisan Cinta Presiden JOKOWI) yang diposting oleh akun bernama R Yudistira.

Seperti yang dilansir dari jelajahseha.com entah apa maksud dan tujuannya membuat postingan seperti ini, tetapi dilihat dari isi curhatan tersebut dapat di gambarkan bahwa orang ini merasa kecewa dan ingin mengkritik Presiden RI yakni bapak Jokowi.

Agar lebih jelasnya silahkan simak isi Curhatan Nisa dibawah ini:

Suara hati anak indonesia
@@.suara hati seorang pelajar dari surabaya untuk seluruh Rakyat indonesia @@
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Dulu di saat kampanye Engkau seperti satria sejati , janji mu seperti janji seorang nabi , sumpah seperti sumpah palapa sehingga rakyat terpana atas keperkasaan mu wahai jokowi. Sehingga rakyat tertarik atas karisma mu itu .
Tapi
fasca pelantikan diri mu mulai menaikkan harga bbm yg berdampak kenaikan harga sembako .
Bukan itu saja .. ternyata diri mu seperti hewan yg mati di tengah hutan . Engkau yg dulu seperti umar bin khatab kini diri mu seperti macan yang ompong dan tanpa taring . Mulut mu busuk seperti busuk nya toilet ..kinerja mu berantakan .bahkan diri mu ngga lebih dari sampah . Kini engkau menjabat sebagai president namun nama mu akan di kenang sebagai president yg terbodoh sepanjang masa .
Harus nya nisa yang memimpin negri ini . Nisa bisa memanage para mentri karna ilmu nisa 33 x lipat dari para mentri . Nisa bisa berpolitics maupun bertatanegara serta mampu mengcalculasi perekononian dimasa yg akan datang dgn menggunaken ilmu calculus differensial yg nisa miliki .
Tapi
Apakah mungkin seluruh warga mau di pimpin oleh nisa karna disaat itu usia nisa baru 14 taon
Apa kata dunia jika seorang bocah memimpin suatu negara .. tentu hal ini akan membuat malu .
Om en tante yg tersayang .. nisa sangat sedih melihat 73% rakyat indonesia yg hidup dibawah garis kemiskinan .. .
Nisa punya solusi
-----------------------------
Maukah pemerintah Ri mengadakan operasi yg khusus antara nisa en jokowi ... Nisa iklas dan rela bertukar otak dengan jokowi demi negara Republik indonesia.
Nisa yakin 100% jika otak jokowi di pasang di kepala nisa dan otak nisa di pasang di kepala jokowi MAKA seluruh warga Ri akan menjadi kaya raya . Sebab jokowi pasti membenahi perekonomian negara kita .
Jokowi akan menjajah perekonomian negara asing .. jokowi akan mengelola sendiri semua SDA yang kita miliki bahkan jokowi akan menambah asset negara ini ..dan negara akan bersih dari korupsi
Sebab otak nisa telah di masuk ken ke dalam kepala jokowi .
Nisa iklas walaupun diri nisa menjadi anak yg bodoh yg penting demi negara
Dan jokowi akan terkenal di seluruh dunia juga phaseh berkata dengan menggunaken 5 bahasa Asing serta mampu menghitung uang yg ada di dalam perut bumi yg berupa minyak en gas .
Wahai om en tante .. sampai ken salam nisa pada pemerintahan Agar otak yg nisa miliki segera di tukar dgn otak jokowi .
Nisa akan menjadi orang yg munafik berkat tertukar nya otak dan pikiran yg nisa miliki .
Nisa sangat iklas demi kalian demi masa depan anak cucu kalian seindonesia .
Wassalam

Nah, seperti itulah curhatan Nisa yang berhasil kami kutip dari grup "Barisan Pencinta JOKOWI". Dan dibawah ini ada bukti asli yang sudah kami ambil guna meyakinkan kepada pembaca kabar ini:

Grup Tempat Memposting Curhatan Nisa:










Sumber : wajibbaca.com





Tragis!! Pertanyaan "Kapan Nikah", Kini Benar-Benar Memakan Korban!


 Pertanyaan kapan nikah, tampaknya benar-benar menjadi hantu bagi para lajang, baik perempuan atau laki-laki.

Di banyak tempat, pertanyaan itu dilontarkan sebagai basa-basi pembuka obrolan antarsaudara atau teman akrab. Awalnya mungkin tak begitu mengganggu mereka yang memang masih belum punya pacar.

Namun, ketika pertanyaan itu terus-menerus ditanyakan, ternyata efeknya sungguh mengejutkan, lebih dari yang kita bayangkan.

Salah satu orang yang enggan pulang karena pertanyaan itu adalah Sinta Devi. Perempuan 22 tahun tersebut memutuskan Lebaran tahun ini tidak pulang ke kampung halamannya tercinta di Bengkulu.
Seperti yang disampaikan pada Kamis (22/06) saat ini semua teman-temannya sudah menikah. Meski ia telah setahun belum pulang, gadis yang kuliah di Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra memantapkan hatinya untuk tetap di Jakarta saat Lebaran ini.

Sinta Devi
Sebenarnya pertanyaan kapan nikah itu bukan datang dari kedua orangtuanya, tetapi justru datang dari kerabat dekat dan jauhnya: paman, bini, dan sepupu-sepupunya yang telah menikah lebih dulu.
Menurut gadis yang suka menulis fiksi ini, sebenarnya pertanyaan itu sebagai bentuk perhatian saja, bermaksud baik dan bukan sebagai tekanan untuk segera mempunyai pacar atau jodoh.

"Pernikahan itu sesuatu yang kalau dilakukan harus dipikirkan benar-benar setiap detilnya," katanya.
Sinta berencana menikah setelah ia berhasil meraih impiannya. Minimal setelah lulus S-2, katanya.
Ia mensyaratkan calon suaminya kelak adalah laki-laki yang bisa mengajaknya melihat ke depan, serta mengerti dan memahami. Dirinya adalah tipe perempuan yang menyukai kesibukan di luar rumah.

Mungkin saatnya menyiapkan pembuka percakapan yang lebih kreatif  selain "kapan nikah" mulai Lebaran tahun ini?

Sumber : liputan6.com

Orang Budha Ini Sembahyang di Masjid, Yang Dilakukan Takmir Bikin Salut

Entah siapa yang salah dan siapa yang benar, tapi kisah di bawah ini seharusnya dapat memberikan kita sebuah pelajaran untuk lebih bisa menghargai sesama.

Kisah apa sih sebenarnya? Dan, seperti dilansir dari Word of Buzz, yuk, simak bareng Republik.in di bawah ini.

Kisah ini berasal dari dua turis wanita yang salah tempat beribadah

Semua cerita tersebut berasal dari dua orang turis yang beribadah pada tempat yang tidak sesuai dengan agamanya. Lho, kok bisa? Dua orang yang diyakini memang pendatang dari luar negeri yang beragama Budha itu melakukan proses ibadah di sebuah masjid. Agaknya mereka mengira jika bangunan tersebut adalah sebuah kuil.

Diketahui masjid yang menjadi tempat ibadah bagi para turis itu adalah Masjid Baitul Iman di Limbang, Serawak, Malaysia. Hal tersebut pun diketahui oleh pengurus masjid di sana yang melihat bagaimana dua turis itu berdoa dengan cara yang tidak selazimnya dilakukan oleh orang islam.
Kejadian itu pun membuat pengurus masjid menegur mereka setelah keduanya selesai beribadah. Namun, caranya sangat bijak

Setelah dua orang turis tersebut selesai beribadah, pengurus masjid yang melihat pun mendatangi mereka untuk menegur. Tapi jelas tanpa amarah, justru ia memberitahu dengan sikap dan tata laku yang ramah. Alih-alih main labrak, sang pengurus pun menunggu mereka selesai melangsungkan ibadahnya dahulu sebelum mengajak bicara.

Apa yang terjadi di masjid adalah benar. Setelah mereka selesai dengan doa-doa mereka, saya mendekatinya dan mengatakan kepada mereka bahwa mereka telah memasuki tempat yang salah,” jelas pengurus masjid seperti dikutip dari World of Buzz.

Pengurus masjid pun meyakini kalau turis itu berasal dari Vietnam

Dua turis yang sedang berwisata di Malaysia tersebut diyakini berasal dari Vietnam. Hal tersebut diketahui dari bagaimana cara mereka berkeliling dan menemukan masjid tersebut, hanya dengan berbekal panduan #VisitMalaysia yang mereka bawa. Ini juga menggerakkan hati pengurus masjid yang kemudian berbaik hati memberi tahu di mana letak kuil yang jaraknya hanya sekitar 120 meter saja dari masjid tersebut.
Antara lokasi Masjid dan Wihara terlihat cukup dekat. via www.chinesealliance.net
 “Saya sangat yakin mereka bukan penduduk setempat, karena saya bertanya kepada mereka dalam bahasa Inggris dan mereka menjawab dalam bahas yang serupa dengan aksen Thailand. Sampai pada akhirnya saya tahu kalau mereka berasal dari Vietnam. Jadi, saya pun membantu mereka keliar dan menunjukkan kuil yang berada di seberang jalan,” jelas si pengurus masjid.

Ya, itulah kisah dari dua orang turis asal Vietnam yang salah mengira sebuah masjid untuk beribadah. Tak heran rasanya kalau mereka tersasar karena jarak antara masjid dan kuil yang mereka maksud begitu berdekatan. Beruntung, mereka menemukan toleransi yang indah di sana. [rin]

Sumber : gemarakyat.id

Emosi Terhadap Parkir Liar! Walikota Bogor ''Bima Arya'' Ngamuk di Pasar, Motor Ditendang Hingga Jatuh

Walikota Bogor Bima Arya ngamuk di Pasar Anyar saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Senin (19/6/2017) pagi.
Orang nomor satu di Kota Bogor itu marah besar lantaran mendapati puluhan sepeda motor diparkir sembarangan di tengah jalan hingga mengalangi para pejalan kaki.
Bima Arya menendang sepeda motor hingga terjatuh. Ia kemudian memerintahkan petugas untuk memindahkan sepeda motor tersebut.

 
Bima juga memanggail juru parkir yang berada di lokasi. Juru parkir tersebut langsung mendekat dan berusaha mencium tangan sang walikota. Namun Bima Arya tak mau bersalaman.
“Angkut semuanya. Sekarang area ini harus kosong semuanya,” tegas Bima Arya.
Bima Arya mengaku tidak bisa menahan emosinya lantaran melihat kendaraan roda dua diparkir di tengah jalan.
“Ini menyusahkan orang lain ya. Makanya macet segala macam karena ada parkir liar di sini,” imbuhnya.
Bima Arya mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengawasi juru parkir agar tidak lagi mengelola lokasi parkir ilegal.
Berikut ini video Bima Arya ngamuk di Pasar Anyar Bogor:
 
 
 
Sumber : mediabangsaku.com

Super Nyeleneh! Musdah Mulia & Ade Armando Halalkan LGBT





Nyeleneh lagi, Dosen UI Ade Armado mengaku masih mempertanyakan hukum LGBT dalam hukum agama terutama Islam. Menurutnya, perilaku LGBT tidak diharamkan dalam ajaran agama Islam.

”Allah tidak mengharamkan LGBT,” kata Ade.

Pakar komunikasi Universitas Indonesia dan Paramadina, Ade Armando mempertanyakan status haram dalam Islam terkait kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Apapun sikap kita, dalam dunia yang mengalami globalisasi isu LGBT memang secara tak terhindarkan akan mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia. Karena itu menjadi penting bagi umat Islam untuk membicarakan kembali cara pandang terhadap LGBT, termasuk bilamana perlu meninjau kembali sikap yang sudah tertanam selama ini," kata Ade Armando.

Dia menggugat ajaran agama Islam yang tidak menoleransi umat yang terlibat LGBT. Selama ini, kata dia, ada persepsi kuat bahwa Islam menolak sama sekali LGBT.

"Karena itu, kendatipun LGBT ada di Indonesia, kalangan tersebut tetap dipandang dengan sebelah mata, dijauhi atau bahkan dibenci oleh para pemeluk taat Islam. Ada anggapan kuat bahwa LGBT adalah penyakit masyarakat, kejahatan atau sesuatu yang dikutuk oleh Tuhan," kata Ade.


Dia pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukan lah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.
Meski demikian, Ade menegaskan ia siap menerima masukan atas pendapatnya itu. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima bukti dari siapapun bahwa Allah SWT memang mengharamkan LGBT dalam ajaran Islam.

Menurut Ade, yang diharamkan Islam itu bukan homoseksualitas tapi sodomi. Dosen komunikasi ini mempertanyakan sikap masyarakat yang menganggap mencintai sesama jenis itu menjijikkan.
“Mencintai sesama jenis itu tidak mengandung kriminalitas ataupun sikap yang merugikan masyarakat,” terangnya. Menurutnya rasa cinta (sesama jenis) itu timbul secara alami dari Tuhan.

Sementara profesor liberal Dosen UIN Jakarta Musdah Mulia, seperti pakem liberal lainnya Dosen UI Ade Armando, mendukung habis-habisan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia. Selain melakukan ceramah dimana-mana, Musdah Mulia juga membuat buku untuk kampanye LGBT.

Dalam sebuah diskusi yang diadakan di Jakarta, 2008 lalu, Musdah mengatakan bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan, dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam.

Musdah juga menyatakan bahwa ‘sarjana-sarjana Islam moderat’ mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menolak homoseksual dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan ‘tendensi para ulama’.

Musdah juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka. Ia juga menyatakan bahwa homoseksualitas dari Tuhan dan sebaiknya dianggap sebagai suatu kelaziman.

Begitulah pendapat dua pembela LGBT ini di Indonesia. Karena mereka menulis dan ceramah dimana-mana, maka banyak orang mengikutinya. Meski menghalalkan apa yang Allah haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah dan Nabi Muhammad SAW halalkan, naudzubillah.

Prof Dadang Hawari: LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyakit

Pendapat dua aktivis liberal itu, dikecam habis pakar kesehatan Prof Dadang Hawari. Menurut Dadang, perilaku LGBT itu bukan fitrah atau gen, tapi penyakit.

“LGBT itu penyimpangan atau kelainan. Bisa dikoreksi (disembuhkan) karena bukan dari gen, tapi pengaruh lingkungan. Yang penting yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dia lakukan tidak sesuai fitrahnya,” terang Prof Dadang.

Menyikapi kasus perkawinan sejenis ini ada baiknya kita ,ikuti pendapat Prof. DR.dr. Dadang Hawari, bahwa perilaku LGBT akibat nalar dan jiwa yang sakit, suara-suara yang menghalalkan perkawinan sejenis (homoseksual dan lesbian) sebenarnya lebih bersumber dari jiwa yang sakit, emosi yang tidak stabil dan nalar yang sakit. Demikian dikatakan Pakar kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.

Semoga ini dapat menjadi pegangan ,menurut Dadang Hawari, dalam bukunya, Pendekatan 
Psikoreligi pada Homoseksual menyebutkan bahwa penyakit homo atau lesbi ini bisa diobati. Kasus homoseksual tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses perkembangan psikoseksual seseorang, terutama faktor pendidikan keluarga di rumah dan pergaulan sosial.

Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Bentuk Kekalahan Umat Manusia pada Libido

Dari Vatikan juga dikabarkan, Kemenangan Pernikahan Gay di Irlandia dan terbaru di Amerika Serikat adalah Kekalahan Umat Manusia. Sungguh miris kita mensikapinya bahwa sudah sedemikian bobroknya akal manusia karena sudah dikuasai oleh libido seksnya.

Untuk kali pertama mengeluarkan reaksi keras terkait referendum di Irlandia yang melegalkan pernikahan gay di negeri itu."(Hasil referendum itu) bukan sebuah kekalahan untuk prinsip-prisip agama Kristen. Itu adalah kekalahan untuk semua umat manusia. Saya sangat sedih dengan hasil itu," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada Vatican Radio

Inilah wajah liberal dalam dukung mendukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia simbol penantang Allah, demi orientasi dunia semata hingga nekat melawan kodratnya sebagai manusia ciptaan Allah SWT. Wallahu'alam bishowab.[rojul/dbs]

Sumber : voa-islam.com


Nyeleneh lagi, Dosen UI Ade Armado mengaku masih mempertanyakan hukum LGBT dalam hukum agama terutama Islam. Menurutnya, perilaku LGBT tidak diharamkan dalam ajaran agama Islam.
”Allah tidak mengharamkan LGBT,” kata Ade.
Pakar komunikasi Universitas Indonesia dan Paramadina, Ade Armando mempertanyakan status haram dalam Islam terkait kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).
"Apapun sikap kita, dalam dunia yang mengalami globalisasi isu LGBT memang secara tak terhindarkan akan mempengaruhi perilaku masyarakat Indonesia. Karena itu menjadi penting bagi umat Islam untuk membicarakan kembali cara pandang terhadap LGBT, termasuk bilamana perlu meninjau kembali sikap yang sudah tertanam selama ini," kata Ade Armando.

Dia menggugat ajaran agama Islam yang tidak menoleransi umat yang terlibat LGBT. Selama ini, kata dia, ada persepsi kuat bahwa Islam menolak sama sekali LGBT.
"Karena itu, kendatipun LGBT ada di Indonesia, kalangan tersebut tetap dipandang dengan sebelah mata, dijauhi atau bahkan dibenci oleh para pemeluk taat Islam. Ada anggapan kuat bahwa LGBT adalah penyakit masyarakat, kejahatan atau sesuatu yang dikutuk oleh Tuhan," kata Ade.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/07/08/38056/dukung-lgbt-ade-armando-dan-musdah-mulia-simbol-penantang-allah/#sthash.LdFbp9EL.dpuf
Dia pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukan lah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.
Meski demikian, Ade menegaskan ia siap menerima masukan atas pendapatnya itu. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima bukti dari siapapun bahwa Allah SWT memang mengharamkan LGBT dalam ajaran Islam.
Menurut Ade, yang diharamkan Islam itu bukan homoseksualitas tapi sodomi. Dosen komunikasi ini mempertanyakan sikap masyarakat yang menganggap mencintai sesama jenis itu menjijikkan.
“Mencintai sesama jenis itu tidak mengandung kriminalitas ataupun sikap yang merugikan masyarakat,” terangnya. Menurutnya rasa cinta (sesama jenis) itu timbul secara alami dari Tuhan.
Sementara profesor liberal Dosen UIN Jakarta Musdah Mulia, seperti pakem liberal lainnya Dosen UI Ade Armando, mendukung habis-habisan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia. Selain melakukan ceramah dimana-mana, Musdah Mulia juga membuat buku untuk kampanye LGBT.
Dalam sebuah diskusi yang diadakan di Jakarta, 2008 lalu, Musdah mengatakan bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan, dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam.
Musdah juga menyatakan bahwa ‘sarjana-sarjana Islam moderat’ mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menolak homoseksual dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan ‘tendensi para ulama’.
Musdah juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka. Ia juga menyatakan bahwa homoseksualitas dari Tuhan dan sebaiknya dianggap sebagai suatu kelaziman.
Begitulah pendapat dua pembela LGBT ini di Indonesia. Karena mereka menulis dan ceramah dimana-mana, maka banyak orang mengikutinya. Meski menghalalkan apa yang Allah haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah dan Nabi Muhammad SAW halalkan, naudzubillah.
Prof Dadang Hawari: LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyakit
Pendapat dua aktivis liberal itu, dikecam habis pakar kesehatan Prof Dadang Hawari. Menurut Dadang, perilaku LGBT itu bukan fitrah atau gen, tapi penyakit.
“LGBT itu penyimpangan atau kelainan. Bisa dikoreksi (disembuhkan) karena bukan dari gen, tapi pengaruh lingkungan. Yang penting yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dia lakukan tidak sesuai fitrahnya,” terang Prof Dadang.
Menyikapi kasus perkawinan sejenis ini ada baiknya kita ,ikuti pendapat Prof. DR.dr. Dadang Hawari, bahwa perilaku LGBT akibat nalar dan jiwa yang sakit, suara-suara yang menghalalkan perkawinan sejenis (homoseksual dan lesbian) sebenarnya lebih bersumber dari jiwa yang sakit, emosi yang tidak stabil dan nalar yang sakit. Demikian dikatakan Pakar kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.
Semoga ini dapat menjadi pegangan ,menurut Dadang Hawari, dalam bukunya, Pendekatan Psikoreligi pada Homoseksual menyebutkan bahwa penyakit homo atau lesbi ini bisa diobati. Kasus homoseksual tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses perkembangan psikoseksual seseorang, terutama faktor pendidikan keluarga di rumah dan pergaulan sosial.
Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Bentuk Kekalahan Umat Manusia pada Libido
Dari Vatikan juga dikabarkan, Kemenangan Pernikahan Gay di Irlandia dan terbaru di Amerika Serikat adalah Kekalahan Umat Manusia. Sungguh miris kita mensikapinya bahwa sudah sedemikian bobroknya akal manusia karena sudah dikuasai oleh libido seksnya.
Untuk kali pertama mengeluarkan reaksi keras terkait referendum di Irlandia yang melegalkan pernikahan gay di negeri itu."(Hasil referendum itu) bukan sebuah kekalahan untuk prinsip-prisip agama Kristen. Itu adalah kekalahan untuk semua umat manusia. Saya sangat sedih dengan hasil itu," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada Vatican Radio
Inilah wajah liberal dalam dukung mendukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia simbol penantang Allah, demi orientasi dunia semata hingga nekat melawan kodratnya sebagai manusia ciptaan Allah SWT. Wallahu'alam bishowab.[rojul/dbs]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/07/08/38056/dukung-lgbt-ade-armando-dan-musdah-mulia-simbol-penantang-allah/#sthash.LdFbp9EL.dpuf
Dia pun secara yakin menyebut, LGBT termasuk golongan pecinta sesama jenis bukan lah penyimpangan. Dia malah berargumen, rasa itu datang dari Sang Pencipta.
Meski demikian, Ade menegaskan ia siap menerima masukan atas pendapatnya itu. Ia menyatakan kesiapannya untuk menerima bukti dari siapapun bahwa Allah SWT memang mengharamkan LGBT dalam ajaran Islam.
Menurut Ade, yang diharamkan Islam itu bukan homoseksualitas tapi sodomi. Dosen komunikasi ini mempertanyakan sikap masyarakat yang menganggap mencintai sesama jenis itu menjijikkan.
“Mencintai sesama jenis itu tidak mengandung kriminalitas ataupun sikap yang merugikan masyarakat,” terangnya. Menurutnya rasa cinta (sesama jenis) itu timbul secara alami dari Tuhan.
Sementara profesor liberal Dosen UIN Jakarta Musdah Mulia, seperti pakem liberal lainnya Dosen UI Ade Armando, mendukung habis-habisan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) di Indonesia. Selain melakukan ceramah dimana-mana, Musdah Mulia juga membuat buku untuk kampanye LGBT.
Dalam sebuah diskusi yang diadakan di Jakarta, 2008 lalu, Musdah mengatakan bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan, dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam.
Musdah juga menyatakan bahwa ‘sarjana-sarjana Islam moderat’ mengatakan tidak ada pertimbangan untuk menolak homoseksual dalam Islam, dan bahwa pelarangan homoseks dan homoseksualitas hanya merupakan ‘tendensi para ulama’.
Musdah juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka. Ia juga menyatakan bahwa homoseksualitas dari Tuhan dan sebaiknya dianggap sebagai suatu kelaziman.
Begitulah pendapat dua pembela LGBT ini di Indonesia. Karena mereka menulis dan ceramah dimana-mana, maka banyak orang mengikutinya. Meski menghalalkan apa yang Allah haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah dan Nabi Muhammad SAW halalkan, naudzubillah.
Prof Dadang Hawari: LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyakit
Pendapat dua aktivis liberal itu, dikecam habis pakar kesehatan Prof Dadang Hawari. Menurut Dadang, perilaku LGBT itu bukan fitrah atau gen, tapi penyakit.
“LGBT itu penyimpangan atau kelainan. Bisa dikoreksi (disembuhkan) karena bukan dari gen, tapi pengaruh lingkungan. Yang penting yang bersangkutan menyadari bahwa apa yang dia lakukan tidak sesuai fitrahnya,” terang Prof Dadang.
Menyikapi kasus perkawinan sejenis ini ada baiknya kita ,ikuti pendapat Prof. DR.dr. Dadang Hawari, bahwa perilaku LGBT akibat nalar dan jiwa yang sakit, suara-suara yang menghalalkan perkawinan sejenis (homoseksual dan lesbian) sebenarnya lebih bersumber dari jiwa yang sakit, emosi yang tidak stabil dan nalar yang sakit. Demikian dikatakan Pakar kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater.
Semoga ini dapat menjadi pegangan ,menurut Dadang Hawari, dalam bukunya, Pendekatan Psikoreligi pada Homoseksual menyebutkan bahwa penyakit homo atau lesbi ini bisa diobati. Kasus homoseksual tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui proses perkembangan psikoseksual seseorang, terutama faktor pendidikan keluarga di rumah dan pergaulan sosial.
Dukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia Bentuk Kekalahan Umat Manusia pada Libido
Dari Vatikan juga dikabarkan, Kemenangan Pernikahan Gay di Irlandia dan terbaru di Amerika Serikat adalah Kekalahan Umat Manusia. Sungguh miris kita mensikapinya bahwa sudah sedemikian bobroknya akal manusia karena sudah dikuasai oleh libido seksnya.
Untuk kali pertama mengeluarkan reaksi keras terkait referendum di Irlandia yang melegalkan pernikahan gay di negeri itu."(Hasil referendum itu) bukan sebuah kekalahan untuk prinsip-prisip agama Kristen. Itu adalah kekalahan untuk semua umat manusia. Saya sangat sedih dengan hasil itu," kata Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin kepada Vatican Radio
Inilah wajah liberal dalam dukung mendukung LGBT, Ade Armando dan Musdah Mulia simbol penantang Allah, demi orientasi dunia semata hingga nekat melawan kodratnya sebagai manusia ciptaan Allah SWT. Wallahu'alam bishowab.[rojul/dbs]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/07/08/38056/dukung-lgbt-ade-armando-dan-musdah-mulia-simbol-penantang-allah/#sthash.LdFbp9EL.dpuf

Astaghfirullah..! Siapkan Pasukan, GP Ansor Akan Perangi FPI di Dunia Maya!


Aksi protes terus menuai kepada Front Pembela Islam (FPI).
Baik di dunia maya maupun nyata, banyak pihak yang ingin memprotes keberadaan ormas Islam yang dipimpin Rizieq Shihab.

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas memaparkan sudah menyiapkan pasukan khusus untuk berperang melawan FPI.

Namun tentara yang disiapkan untuk melawan ormas Islam di media sosial yang saat ini sedang memanas.

"Soal mainan mereka di medsos, kita lawan itu dengan Ansor Cyber Army," ujar Yaqut di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Anggota DPR dari Fraksi PKB itu tidak ingin menutup akun-akun media sosial milik FPI.

Hal yang akan dilakukan Ansor Cyber Army adalah menyerang pernyataan-pernyataan FPI yang merusak dan memecah belah persatuan bangsa.

"Menutup akun itu kewenangan Kemenkominfo, kalau meresahkan kita lawan," ungkap Yaqut.
Yaqut menambahkan pihaknya sudah menyiapkan anggota di masing-masing daerah untuk mengawasi setiap pergerakan dunia maya oleh FPI.

"Hari ini sedang menyusun step nya, workshop perang kita di ranah maya, kita sudah siap tempur," kata Yaqut.

Sementara itu Komandan Nasional Banser Alfa Insaeni berharap pemerintah tidak kalah dengan FPI.
Dalam hal ini, Alfa mendukung jika memang diperlukan ada pembubaran terhadap ormas Islam tersebut.

"Keberadaan FPI dan ormas-ormas, ujaran kebencian. Banser mendesak negara jangan kalah, segera ambil tindakan hukum mencegah konflik horisontal," ujar Alfa.

Sumber : tribunnews.com
Selasa, 24 Januari 2017 15:19 WIB

Mengejutkan! Ternyata Vionina ditanggung biaya hidupnya oleh Pria Terkenal ini! Anda Bisa Tebak Siapa?


Petugas Polsek Taman Sari mengungkap identitas pria tajir yang membiayai hidup sehari-hari Vionina Magdalena wanita muda yang nekat bugil saat berbelanja di Apotek Roxy beberapa waktu lalu.

"Ada seorang pria berinisial IR (35). Pria itupun kerap mentransfer jutaan rupiah untuk biaya hidup Vionina selama sebulan. IR ini merupakan pria yang cukup dikenal publik," kata Kapolsektro Taman Sari AKBP Erick Frendriz pada Jumat (16/6/2017) pagi.

Menurut Erick, IR beberapa kali memberikan uang melalui transfer mulai dari Rp10 juta hingga Rp30 juta.  Terungkapnya IR yang membiaya hidup Vionina, lanjut Erick, setelah pihaknya melakukan penelusuran dan pengecekan melalui ponsel Vionina yang disita penyidik.

Hasilnya, IR kerap melakukan komunikasi secara intensif hingga terakhir kali melakukan transferan sebesar Rp20 juta. Transferan itu menjadi komunikasi terakhi antara IR dengan Vionina.

Selanjutnya, IR memutuskan hubungan dengan Vionina. Pemutusan hubungan ini diduga menjadi latar belakang vionina menjadi terguncang psikisnya hingga nekat melakukan aksi telanjang di beberapa tempat.

Informasi yang berhasil dihimpun, kuat dugaan Vionina bertemu dengan IR di salah satu tempat hiburan malam di Taman Sari, kala itu Vionina bekerja sebagai pemandu lagu. Setelah itu, barulah IR membiayai hidup Vionina hingga ditempatkan di salah satu apartemen mewah di  Rasuna Said, Setia Budi, Jakarta Selatan.

"Uang transferannya bukan cuman buat apartemen, tapi untuk biaya hidup juga," tutur Erick.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, Kompol Bintoro mengatakan sekalipun kasus Vionina gugur secara hukum. Namun penyidik masih memiliki kewajiban untuk menjaga wanita itu, kontrol terhadap Vionina dilakukan.

"Kami masih mengamati perkembangannya. Dia diwajibkan untuk melapor," tuturnya. Bintoro juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga Vionina terutama ibunya yang bersikap kooperatif selama penyilidikan.

Sumber : sindonews.com

Waduh.. Jokowi Batalkan Puasa di Dalam Mobil!



Presiden Joko Widodo, Kamis (15/6/2017), terpaksa berbuka puasa di perjalanan. Diketahui, Kamis hingga Sabtu (17/6/2017) lusa, Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah.
Hari ini, acara pertama Jokowi adalah pembagian sebanyak 2.550 sertifikat kepada masyarakat di alun-alun Cilacap, Jawa Tengah.

Setelah itu, Jokowi melanjutkan perjalanan ke alun-alun Kroya untuk membagi-bagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sekitar pukul 17.25 WIB, Presiden beserta rombongan pun bergerak menuju Kota Banyumas dan hendak bermalam di Purwokerto. Waktu berbuka puasa pun datang.
Moment saat Jokowi membatalkan puasa didalam mobil

Berdasarkan foto yang dijepret fotografer kepresidenan Agus Suparto, Jokowi di dalam mobil tampak membatalkan puasanya dengan sebotol air putih.

Karena kaca pintu dibuka setengah, terlihat Putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep duduk di sisi kanannya.

Mobil Mercedes Benz Pullman Guard hitam sempat berhenti ketika Presiden berbuka puasa dengan air putih kemasan tersebut. Semenit kemudian, mobil bergerak kembali ke lokasi kunjungan kerja Presiden selanjutnya.

Sumber : kompas.com

Tak Kuat Di-bully Atas Kasus Dugaan Plagiarisme, Afi Nihaya Kepikiran Untuk Bunuh Diri!


Bukti-bukti tentang dugaan plagiarisme yang dilakukan oleh Afi Nihaya semakin banyak bermunculan.

Tak hanya satu, Afi Nihaya diduga menjiplak beberapa tulisan milik orang lain.
Nama Afi Nihaya booming berkat tulisannya yang bertajuk Warisan.
Berkat tulisan tersebut, Afi diundang untuk menjadi pembicara di berbagai acara.

Bahkan ia juga sempat diundang oleh Presiden RI Joko Widodo.
Seiring popularitasnya melejit, muncul bukti-bukti bahwa tulisan-tulisannya adalah hasil dari plagiat.
Sehingga membuatnya banjir akan bullyan banyak orang dari berbagai kalangan.

Merasa dirinya hanya mengutip tanpa memberikan sumber yang jelas, Afi sudah meminta maaf melalui akun Facebook maupun Instagram.

Tak tahan dibully, kabarnya Afi Nihaya sempat berpikiran untuk bunuh diri.

Dilansir dari akun Instagram @infia_fact, meski Afi sudah meminta maaf dan mengakui kesalahan, bullyan masih saja datang.

Baik melalui kolom komentar, pesan masuk media sosialnya maupun telepon selulernya.
Sehingga membuat Afi mengganti nomor teleponnya.

"Saat tudingan itu muncul saya di masih di Jakarta. Saya menangis sendirian di kamar hotel. Saya depresi dan sempat berpikir bunuh diri. Saya ingin bilang siapapun yang mau menggantikan posisi saya saat ini silahkan gantikan, termasuk apa yang saya dapatkan sekarang silahkan ambil. Di bully orang se Indonesia itu tidak mudah. Saya juga kehilangan banyak teman dan guru saya", kata Afi, Kamis (15/6/2017).

Terkait tulisannya yang di diduga plagiat akun atas nama Mita Handayani, Afi mengaku mengenal baik akun tersebut dan sudah cukup lama berkomunikasi dengan pemilik akun walaupun hanya saling mengirim pesan di Facebook jauh sebelum statusnya menjadi viral.

"Saya dan mbak Mita memang tidak pernah bertemu secara langsung, tapi kami sering saling kirim pesan bahkan jauh sebelum kasus itu mencuat. Ketika kasus itu muncul saya yang pertama kali kontak mbak Mita. Kami tidak ada masalah," kata Afi.

Sumber : (TribunStyle.com/Uni Irmagani)


Aneh! Inilah 4 Kejanggalan dalam Pengusutan Kasus Penyerangan Novel Baswedan!


Kepolisian Daerah Metro Jaya belum juga menemukan titik terang ihwal pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, hingga memasuki hari ke-53 setelah peristiwa tersebut.

Sejumlah kejanggalan justru muncul dalam pengusutannya. Kejanggalan itu diungkapkan oleh Koalisi Masyarakat Peduli KPK, yang terus mengawal pengusutan kasus ini.

Koalisi ini terdiri atas Indonesia Corruption Watch, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, serta Pusat Studi Hukum dan Kebijakan.  “Jangankan dalangnya, pelaku lapangan saja belum tersentuh,” kata Koordinator Kontras, Yati Andriyani, dalam konferensi pers di kantor Kontras di Jakarta, Jumat, 2 Juni 2017.

Berikut sejumlah kejanggalan menurut Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK:

1. Tidak ditemukan sidik jari

Dari lokasi, ada barang bukti cangkir kaleng blirik hijau yang digunakan pelaku untuk menyiram muka Novel dengan air keras. Namun polisi menyatakan tak ada sidik jari yang ditemukan di gagang cangkir, karena bentuknya kecil. Ini janggal, karena pelaku secara khusus dan terarah menyiram muka Novel sehingga memerlukan konsentrasi, tenaga, dan genggaman tangan kuat pada gagang cangkir.

2. Rekaman kamera pengawas

Lazimnya, polisi mempublikasikan rekaman kamera pengawas yang berkaitan dengan tindak pidana untuk mendapatkan informasi dari masyarakat. Beda dengan kasus Novel, rekaman kamera pengawas disimpan.

3. Menangkap lalu melepas terduga

Polisi membebaskan empat orang terduga pelaku dengan dalih tak ada bukti kuat. Mereka adalah Mukhlis, Hasan, Muhammad Lestaluhu, dan Niko Panji Tirtayasa. Alasan pembebasan Mukhlis, Hasan, dan Lestaluhu adalah, berdasarkan pengecekan lokasi ponsel pintar (GPS), mereka tak berada di lokasi kejadian pada saat penyerangan. Lestaluhu mendatangi rumah Novel sepekan sebelum kejadian, menanyakan perihal gamis laki-laki ke butik rumahan milik istri Novel.

4. Inkonsistensi pernyataan

Mabes Polri dan Polda Metro Jaya mengeluarkan keterangan yang berbeda tentang kasus Novel Baswedan ini. Mabes Polri, misalnya, pernah menyebutkan telah mengetahui pelaku dan menangkapnya. Polda Metro Jaya meralat keterangan Mabes Polri dengan menyatakan yang ditangkap bukan pelaku.


INDRI MAULIDAR
Sumber : nasional.tempo.co

Ada-ada Saja! Jalankan Bisnis Penyedia "Like" Palsu, 3 Pria Digerebek Aparat!


Bisnis "like" palsu (clickfarm) memang tak terpikirkan. Namun, siapa sangka hal itu dimanfaatkan orang untuk mencari keuntungan berdasarkan jumlah like yang didapat di media sosial.
Tak sedikit juga akun jualan yang membeli like palsu, emoji, dan komentar dari akun bot. Nah, baru-baru ini, sebuah kasus di Thailand seolah menggambarkan bisnis tak kasat mata industri bot.

Sebagaimana Tekno Liputan6.com kutip dari The Verge, Selasa (13/6/2017), kepolisian dan tentara Thailand menggerebek sebuah kontrakan di perbatasan Kamboja. Kontrakan tersebut menjalankan bisnis like palsu oleh tiga orang berkebangsaan Tiongkok, yakni Wang Dong, Niu Bang, dan Ni Wenjin.

Saat penggerebekan, polisi dan tentara menemukan rak besi berisi ratusan iPhone 5s, 5c, dan 4s yang terhubung kabel ke monitor komputer. Total, 474 iPhone dan 347.200 kartu SIM dari salah satu operator telepon Thailand. Tak hanya itu, 10 komputer dan laptop serta sejumlah alat elektronik juga diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Awalnya, petugas mengira, bahwa ketiga pria tersebut menjalankan bisnis call center palsu, tetapi ketiganya mengaku kalau mereka dibayar untuk mengelola jaringan akun bot yang ada di WeChat. Tak sekadar aplikasi chatting, di Tiongkok, WeChat merupakan jejaring sosial terbesar.


Berdasarkan laporan, ketiganya mengaku mendapatkan pekerjaan itu dari perusahaan Tiongkok yang tak disebutkan namanya. Perusahaan tersebut memasok ratusan iPhone dan membayar mereka 150.000 Baht per bulan (US$ 4.403 atau sekitar Rp 58,7 juta).

Bayaran itu diberikan guna meningkatkan engagement palsu pada WeChat untuk produk yang dijual secara online di Tiongkok. Kantor pusat operasi ketiganya dilaporkan berada di Thailand, sebab biaya operator di negara Gajah Putih itu relatif murah.
 The Verge menyebut, masalah bot pada WeChat bukanlah hal baru. Platform dengan 700 ribu pengguna aktif bulanan itu digunakan oleh berbagai merek untuk berinteraksi dengan klien. Namun, rupanya di platform tersebut banyak spam, bot, serta like palsu.
 Tak hanya itu saja, ketiga pria tersebut dijerat dengan beberapa tuduhan termasuk pelanggaran visa, bekerja tanpa izin, menggunakan kartu SIM tak terdaftar, dan penyelundupan. Dalam hukum Thailand, bekerja tanpa izin dapat dikenai hukuman penjara lima tahun dan denda US$ 58-US$ 2.936 (setara Rp 770 ribu-39 juta).


Gara-gara hal itu pula, polisi kini sedang mencari bagaimana ketiga pria ini menyelundupkan ratusan iPhone ke Thailand serta bagaimana mereka bisa mendapatkan begitu banyak kartu SIM.
(Tin/Cas)

Sumber : liputan6.com

Lagi-lagi..! Ade Armanto Tantang Azab Allah, Ribuan Netizen Mengaminkan



Ade Armando kembali menghebohkan media sosial. Kali ini, ia menyatakan siap menerima azab Allah bahkan meminta Allah mengazabnya jika Habib Rizieq tidak mengirim chat mesum kepada Firza.

Sebaliknya, Dosen Universitas Indonesia (UI) itu minta Allah mengazab Habib Rizieq jika ternyata Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI itu mengirimkan chat mesum.

“Ya Allah, bila Rizieq tidak mengirimkan chat mesum itu, azablah saya. Bila Rizieq benar mengirimkan chat mesum, azablah Rizieq,” tulisnya melalui akun Facebook pribadinya, Ahad (11/6/2017).

Hinga berita ini dimuat, 5000 lebih komentar pengguna Facebook meramaikan status tersebut. Mayoritasnya berisi mengaminkan apa yang ditulis oleh Ade Armando.

 
“Amin amin ya Allah.... semoga dikabulkn y.. kami yakin habib tidk berslah...,” kata Dhewii Hermawati.

“Amin Allahuma Amin.. segerakanlah ya Allah..,” kata Donny Ramdoni. [Ibnu K/Tarbiyah.net]
 
Sumber : tarbiyah.net 

Muslim Uighur Dilarang Ibadah, MUI: Dunia Islam Bisa Boikot Produk Cina


JAKARTA—KH Muhyidin Junaidi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Hubungan Luar Negeri, berharap agar Pemerintah Cina segera menghentikan larangan beribadah terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.

“Apabila Pemerintah Cina tidak mengindahkan, bukan hal yang mustahil Negara Arab dan Islam akan melakukan pemboikotan terhadap produk Cina,” kata KH Muhyidin seperti dikutip dari Republika, Senin (12/6/2017).

MUI sebenarnya telah memprotes mengenai permasalahan yang menimpa Muslim Uighur ke Kedutaan Besar (Kedubes) Cina di Jakarta, lanjut KH Muhyidin, namun mengutip Kedubes Cina, permasalahan yang menimpa Muslim Uighur karena sebagian pejabat dan petinggi pemerintahan di daerah sana tidak paham kebijakan.

Masih mengutip Kedubes Cina, Muhyidin mengatakan bahwa pelarangan tersebut merupakan kebijakan yang dulu. Sekarang kebijakan tersebut sudah dianulir 
Meski demikian, menurut KH Muhyidin, sangat disayangkan pejabat yang baru tidak memahami kebijakan yang sudah dianulir tersebut. “Tapi bagaimana pun MUI menyampaikan bahwa itu melanggar HAM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelarangan ibadah terhadap Muslim Uighur sangat bertentangan dengan sistem manajemen pemerintah di abad modern. Sebab, bertentangan dengan HAM yang menghargai kebebasan orang beragama.

Menurutnya, kalau pelarangan ibadah puasa dan shlat terhadap Muslim Uighur masih saja dilakukan Pemerintah Cina. Dikhawatirkan akan berdampak fatal, mungkin saja umat Islam di dunia akan marah kepada Pemerintahan Cina.
“Dan mereka bisa melakukan tindakan balasan terhadap orang-orang Cina yang ada di negara masing-masing,” ujarnya. “Hal ini demi menjaga hubungan baik antara-dunia Islam dan Pemerintah Cina.”

Sebelumnya, Pemerintah Xinjiang, Cina membuat aturan untuk melarang Muslim Uighur melaksanakan puasa dan shalat selama Ramadhan. Bahkan, mereka memerintahkan pejabat pemerintahan tinggal di setiap rumah Muslim untuk memastikan larangannya berjalan.

Sumber : islampos.com

Dihina Fisiknya oleh Netizen, Natalius Pigai: Tuhan Ampunilah Mereka..



Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai ternyata kerap mendapat caci maki oleh netizen di dunia maya.
Mirisnya, orang yang menghina seringkali mencibir fisiknya lantaran berkulit hitam. Tak jarang, mereka menyamakan pria kelahiran Papua ini mirip dengan hewan di kebun binatang.
“Di negeri ini para pemimpin mencari kesalahan saya, rakyatnya mencari kelemahan fisik. Hitam, jelek, pendek, muka setan,” tulis Pigai di laman Facebooknya, Senin (12/6/2017).
Berdasarkan catatannya, lebih dari 700 netizen mencibir Pigai di media sosial. Dia pun heran melihat sikap warga dunia maya tersebut, padahal selama ini dirinya telah bekerja tulus untuk negara.
Kendati begitu, anggota Komnas HAM ini tetap menanggapi cibiran tersebut dengan santai. Bahkan, dia mendoakan orang-orang yang menghinanya agar diampuni oleh Tuhan.
“Tuhan, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Kalau saja Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria berkehendak saya pulang kampung memimpin Papua, kalian telah menyatakan tidak cocok hidup dengan saya yang hitam ini,” kicaunya.
 
 Sumber : muslimbersatu.net